Perbaikan Taxiway Bandara APT Pranoto Harus Secepatnya
SAMARINDA- Landasan gelindding atau
landasan ancang (Taxiway) Bandara APT Pranoto Samarinda yang mengalami
keretakan, sehingga bandara tersebut harus ditutup sementara, dan
penerbangan dialikan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan
Balikpapan
Menanggapi
kejadian tersebut Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi meminta kepada
Dinas perhubungan Kaltim maupun dinas terkait lainnya untuk secepatnya
melakukan perbaikan, sehingga Bandara APT Pranoto bisa melayani kembali penerbangan selanjutnya.
"Selain itu, perlu dikaji lebih mendalam, apa
penyebab karena ini sudah yang ketiga kalinya, jangan kejadian ini terus
berulang kali, karena dampanya tentunya banyak yang dirugikan khsususnya dalam
pelayanan penerbangan,"kata Hadi Mulyadi diruang kerjanya, Senin
(5/10/2019).
Kajadian yang ketiga kalinya, menurut Hadi Mulyadi
selain mengkaji lebih mendalam, juga harus mendeteksi lebih jauh, apakah
penyebabnya, apakah dari pertambangan, ataupun adanya patahan bumi yang
menyebabkan taxiway Bandara APT Pranoto kembali retak, sehingga hal itu
mengganggu penerbangan.
" Tentu kalau terjadi patahan dan sebagainya,
tentu kita tidak bisa memastikannya, oleh karena kita minta dinas terkait perlu melakukan kajian yang mendalam,
sehingga kejadian yang ketiga kalinya, nantinya tidak berulang-ulang,"
kata Hadi Mulyadi.
Seperti diketahui akibat terjadi kerusakan berupa
titik lendutan dan retakan pada taxiway
bandara APT Pranoto Samarinda, sehingga bandara pengganti Temindung itu ditutup
sementara, hal itu dilakukan guna memastikan keselamatan dan keamanan
penerbangan, yang berdampak sejumlah maskapai yang seharusnya lending di
Bandara
APT Pranoro Samarinda, dilakukan pengalihan pendaratan
ke Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan.(mar/poskotakaltimnews.com)