DPRD Kukar Soroti Kekurangan Ruang Kelas di SMPN 7 Muara Kaman

img

Anggota DPRD Kukar, Muhammad Idham

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham, menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan di SMPN 7 Muara Kaman yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius, khususnya terkait kekurangan ruang kelas. Hal itu disampaikan Idham saat ditemui pada Sabtu (13/9/2025).

Menurut Idham, SMPN 7 Muara Kaman merupakan salah satu sekolah unggulan di wilayahnya, namun saat ini masih menghadapi keterbatasan sarana belajar. “Kemarin saya sudah bertemu langsung dengan kepala sekolahnya. Mereka menyampaikan bahwa ruang kelas masih kurang, sehingga perlu penambahan. Mudah-mudahan di tahun 2027 bisa kita realisasikan pembangunan ruang kelas baru,” ungkapnya.

Idham yang juga anggota Komisi IV DPRD Kukar menegaskan bahwa persoalan infrastruktur sekolah menjadi prioritas pihaknya. Ia berharap dalam lima tahun ke depan, seluruh sekolah yang gedungnya tidak layak dapat dibangun atau direhabilitasi sehingga bisa menunjang kegiatan belajar mengajar.

“Kami di Komisi IV sudah beberapa kali melakukan sidak ke sekolah-sekolah. Setelah itu, kami langsung menyampaikan hasilnya kepada Dinas Pendidikan agar segera ditindaklanjuti. Harapannya pemerintah bisa cepat merespons kebutuhan infrastruktur sekolah yang benar-benar mendesak,” jelas Idham.

Selain kekurangan ruang kelas, Idham juga menyoroti masalah akses transportasi bagi para siswa di wilayah Muara Kaman. Jarak tempuh yang cukup jauh, khususnya dari Desa Senoni menuju Ngadang, membuat sejumlah pelajar harus menempuh perjalanan panjang setiap hari untuk bersekolah. Untuk itu, ia mendorong adanya fasilitas bus sekolah guna membantu mobilitas siswa.

“Kalau untuk SD mungkin cukup dengan minibus, tapi untuk SMP dan SMA sangat dibutuhkan bus sekolah agar anak-anak bisa lebih mudah dan aman pergi pulang sekolah,” ujarnya.

Idham menekankan bahwa pendidikan harus mendapat dukungan penuh, baik dari segi infrastruktur maupun sarana pendukung lainnya. “Harapan kita, jangan sampai anak-anak terkendala dalam menempuh pendidikan hanya karena fasilitas yang kurang memadai. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” tegasnya.

Dengan adanya perhatian terhadap infrastruktur sekolah dan transportasi siswa, Idham berharap kualitas pendidikan di Muara Kaman semakin meningkat dan mampu memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk mengenyam pendidikan dengan layak.(ADV)