Hadiri Bakti Sosial 35 Tahun Akademi Kepolisian, Gubernur Rudy: Pemprov Siap Bersinergi

img

POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud  mengapresiasi Polri yang bukan hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut memastikan ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga.

Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada masyarakat menengah ke bawah sebagai wujud kepedulian Polri. Kehadiran jajaran kepolisian dalam membantu kebutuhan pokok ini menegaskan bahwa Polri tidak hanya berfungsi sebagai pengayom, tetapi juga menjadi problem solver yang meringankan kesulitan rakyat.

Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud  menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, sinergi Polri dan pemerintah daerah menjadi bukti nyata bahwa negara selalu hadir untuk masyarakat.

“Pemprov Kaltim siap bersinergi. Jangan sampai ada masyarakat kita yang tertinggal,” tegas Gubernur Rudy  pada  kegiatan Bakti Sosial 35 Tahun Akademi Kepolisian 1990 Batalyon Dhira Brata yang digelar di Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) Polresta Samarinda, Selasa 30 September 2025.

Gubernur Rudy itu juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan inilah yang mencerminkan wajah Polri yang selalu hadir, mengayomi dan membantu menjaga ketahanan pangan di tengah masyarakat.

Melalui bakti sosial ini, Polri membuktikan bahwa menjaga bangsa bukan hanya soal keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mampu bertahan dengan kebutuhan dasar yang tercukupi.

Kepala BNN Provinsi Kaltim Brigjen Rudi Hartono sebagai ketua panitia menyebut kegiatan ini merupakan rangkaian bakti sosial yang digelar di 36 kota, dengan Samarinda menjadi kota ke-37, dan akan dilanjutkan ke Balikpapan.

“Semoga kegiatan ini bisa terus berkelanjutan,” tegas Rudi Hartono.

Bakti sosial ini dalam rangka  pengabdian 35 tahun Akademi Kepolisian 1990 menjadi momentum untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat.

Acara dihadiri Analis Kebijakan Utama Bidang Akpol Lemdiklat Polri Irjen Pol Hudit Wahyudi dan Kapolresta Samarinda Kombespol Hendri Umar dan 200 warga penerima manfaat. (mar)