Norbaiti: Produk Unggulan Harus Memiliki Nilai Tambah
MATARAM-Kalimatan Timur selain memiliki kebudayaan
yang beraneka ragam, juga memili produk-produk unggulan yang
dihasilkan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan Dekranasda Kaltim,
BUMN, BUMD serta perusahaan.
Salah satu produk yang dihasilkal adalah kain tenun maupun
batik yang beraneka corak dan motif. Oleh karena itu, Ketua Dewan
Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor
menginginkan agar kain tenun, batik tersebut memiliki nilai tambah.
Dikatakan di era globalisasi sekarang ini
perkembangan dalam berbagai bidang sangat cepat dan ketat, sehingga
semuanya masuk dalam era teknologi yang begitu canggih, dan semua itu harus di
ikuti.
" Temasuk perkembangan
gaya hidup (lifestyle), semua itu harus di ikuti, maka dari
itu, kain tenun maupun batik yang dihasilkan masing-masing daerah harus bisa
berkreasi dan berinovasi dalam pengembangan produk tersebut, sehingga ada nilai
tambahnya," kata Norbaiti usai menghadiri acara Moslem Fashion
Industry, Busana Tenun Khas NTB, yang digelar di
pelataran Masjid Islamic Center, Sabtu (2/11/2019,
Norbaiti mengakui beberapa UKM binaan Dekranasda kabupaten/
kota suda bekerjasama disainer lokal dan menghasilkan karya kreatif berupa
busana-busana cantik yang memikat dan memiliki nilai tambah tinggi.
" kegiatan Moslem Fashion Industry, Busana
Tenun Khas NTB, memberikan motivasi dan menginspirasi
kita untuk bekerjasa desainer lokal maupun nasional untuk berkreasi
menciptakan busana-busana cantik yang memikat, sehingga kain tenun maupun
batik memiliki nilai tambah tinggi," tandasnya.
Untuk mewujudkan itu semua, lanjut Norbaiti Dekranasda
provinsi maupun kabupaten/kota tentu tidak bisa bekerja sendiri, tetapi perlu
kerjasama dengan dinas instansi, BUMN, BUMD maupun pihak perusahaan,
untuk melakukan pelatihan menjahit bagi pelaku UKM maupun mengundang desainer
lokal maupun nasional untuk berkreasi menciptakan busana yang yang cantik baik
untuk wanita maupun pria, termasuk anak-anak.
" Kami berikan apresiasi kepada Dekranasda
kabupaten/kota yang telah berkrasi mengeloh kain tenun maupun batik dalam
menciptakan busana-busana, kiranya terus ditingkatkan dengan melihat lifestyle
sekarang ini, sehingga hasilnya bisa laris manis dan tidak ketinggalan zaman,
dengan nilai tambah tersebut juga berimbas pada peningkatan perekonomian
para pelaku UKM," pesannya.
Terkait denga Fashion Show, Norbaiti juga
berjanji, dalam rangkaian HUT Provinsi Kaltim pada Bulan Januari
2020, akan melaksankan Fashion Show kain tenun maupun
batik khas Kaltim, oleh karena itu mulai sekarang Dekranasda kabupaten/kota
sudah mulai melakukan rancagan dengan melakukan kerjasama deseiner lokal
maupun nasional untuk menciptkan busana-busana yang akan ditanpilkan nanti
" Dalam rangkaian HUT Provinsi Kaltim tahun 2020
mendatang, kita akan menyelenggarakan fashion show kain tenun maupun batik khas
Kaltim, dan kegiatan tersebut juga sebagai ajang
promosi produk kreatif busana-busana dari daerah," kata
Norbaiti.(mar/poskotakaltimnews.com)