Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Peran PPPK dalam Pelayanan Publik
(Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani menghadiri pelantikan tahap kedua PPPK di lingkungan Pemkab Kukar /pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani
menegaskan pentingnya pelayanan publik yang profesional dan berintegritas dari
seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru dilantik.
Hal ini disampaikannya
usai menghadiri pelantikan 1.870 PPPK tahap kedua di lingkungan Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Kukar, Jumat (31/10/2025) pagi, di Lapangan Kantor Bupati
Kukar.
Menurut Yani, pelantikan
tersebut bukan sekadar formalitas seremonial, melainkan awal dari tanggung
jawab besar para PPPK untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa PPPK
merupakan representasi pemerintah di mata publik dan menjadi ujung tombak dalam
menjalankan program-program daerah.
“Sudah ada sumpah dan
sudah dilantik. Sekarang saatnya membuktikan profesionalisme. Mereka membawa
nama Pemkab Kukar, jadi harus bekerja sesuai dengan program pemerintah dan
RPJMD,” tegasnya.
Yani mengingatkan agar
seluruh PPPK memegang teguh sumpah jabatan yang diucapkan saat pelantikan.
“Tidak boleh keluar dari
janji itu. Karena setiap tindakan mereka mencerminkan citra pemerintahan
daerah,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan
tersebut juga menyoroti bahwa PPPK memiliki tanggung jawab moral kepada rakyat.
Dirinya menegaskan, gaji
dan tunjangan yang diterima bersumber dari uang rakyat, sehingga setiap PPPK
wajib menunjukkan etos kerja dan dedikasi tinggi dalam melayani.
“ASN itu bagian dari
tanggung jawab kepada rakyat. Maka dari itu, kami berharap PPPK dapat bekerja
dengan keikhlasan, disiplin, dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” katanya.
Ahmad Yani menambahkan,
DPRD Kukar akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja PPPK,
memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai aturan dan target pemerintah
daerah.
“Kami akan memantau dan
mengevaluasi kinerja mereka. Kalau hasilnya baik, tentu DPRD akan memberikan
dukungan, termasuk dalam hal insentif,” ungkapnya.
Pelantikan PPPK tahap
kedua ini mencakup 78 tenaga guru, 67 tenaga kesehatan, serta 1.725 tenaga
teknis dan paruh waktu yang tersebar di seluruh kecamatan.
Mereka resmi diangkat
setelah melalui proses seleksi nasional oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN)
yang difasilitasi oleh Pemkab Kukar.
Upacara pelantikan
berlangsung khidmat meski diiringi rintik hujan. Bupati Kukar Aulia Rahman
Basri memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan, disertai pembacaan pakta
integritas dan lantunan ayat suci dari perwakilan berbagai agama sebagai simbol
komitmen pelayanan yang berlandaskan nilai spiritual dan moral.
Dengan pelantikan ini,
Ahmad Yani berharap semangat pengabdian para PPPK dapat menjadi energi baru dalam
memperkuat kualitas pelayanan publik di Kutai Kartanegara.
“Pelayanan publik yang
baik adalah cermin keberhasilan pemerintah daerah. Dan PPPK adalah wajah dari
pelayanan itu,” pungkasnya. (Adv/Tan)