Anggota DPRD Nasrullah Dukung Pemberdayaan UMKM untuk Tingkatkan Sektor Ekonomi Kukar
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Nasrullah
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pada visi misi Kukar Idaman Terbaik, salah satu
pengoptimalan ekonomi yang dilakukan pemerintah ialah dengan konsen pada
pemberdayaan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal ini mendapat dukungan
oleh anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Nasrullah.
Politisi PAN ini mengayakan UMKM memiliki peran krusial dalam mendukung
pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dalam konteks ini, UMKM
tidak hanya dianggap sebagai sektor usaha yang menjanjikan, tetapi juga sebagai
pilar utama yang dapat mendorong perkembangan ekonomi daerah secara inklusif di
tengah bayang-bayang akan berakhirnya kejayaan tambang batu bara di Kukar,”
kata Nasrullah kepada media ini, Rabu (12/11/2025).
Legislator asal Daerah
Pemilihan (Dapil) V ini sepakat dengan upaya pemerintah memberikan peluang
kepada pelaku usaha kecil untuk berkembang, karena UMKM menjadi sumber lapangan
kerja yang signifikan, mengurangi tingkat pengangguran, dan meningkatkan
pendapatan masyarakat.
“Oleh karena itu, peran
strategis ini tidak bisa diabaikan dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat
dan berkelanjutan. Saudara-saudara kita para pelaku usaha mikro memainkan peran
penting dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi sejumlah besar warga Kukar
kita. Hal ini tidak hanya mengurangi tingkat pengangguran, tetapi juga
membangun pondasi ekonomi yang inklusif, mengakomodasi berbagai tingkatan
keterampilan dan latar belakang pendidikan,” jelasnya.
Kemudian Nasrullah
menyinggung diversifikasi ekonomi pemberdayaan UMKM juga memiliki dampak positif.
Sebagai sektor yang beragam, UMKM mencakup berbagai bidang usaha mulai dari
industri kreatif hingga manufaktur kecil. Dengan demikian, UMKM membantu
mencegah ketergantungan terhadap sektor tertentu dan mengurangi risiko
ketidakstabilan ekonomi yang dapat timbul akibat fluktuasi pasar global.
“Seperti yang dialami Kukar saat ini masih tingginya ketergantungan dengan
sektor ekonomi ekstraktif, maka dengan penguatan UMKM dan pemberdayaan nya maka
Kukar akan perlahan bisa terlepas dari ketergantungan dana bagi hasil baik dari
batu bara maupun migas serta bahan galian lainnya yang tak terbarukan,”
tegasnya.
Dirinya berharap UMKM di Kukar bisa terus tumbuh dan berkembang. Karena pertumbuhan UMKM turut berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat. Dengan memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil, banyak individu dan keluarga dapat mengalami peningkatan pendapatan secara signifikan.
“Hal ini tidak hanya
menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera secara ekonomi, tetapi juga
meningkatkan daya beli masyarakat Kukar,” harap Nasrullah.(ADV)