Budiman Apresiasi Upaya Perjuangan Mahasiswa Kawal Pencairan Beasiswa Kukar Idaman
Aksi unjuk rasa mahasiwa di Pemkab Kukar
POSKOTKALTIMNEWS,KUKAR: Wakil Ketua Komisi
IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Budiman memberikan apresiasi atas
kritikan yang disuarakan oleh mahasiswa Unikarta berkaitan dengan proses
pencairan Beasiswa Kukar Idaman.
“Terima kasih adik-adik
mahasiswa yang terus semangat memperjuangkan hak-haknya terkait beasiswa Kukar
Idaman, tentu upaya ini patut kita apresiasi namun juga kita harus memahami
bahwa tahapan proses pencairan juga harus kita patuhi bersama,” kata Budiman
dikonfirmasi media ini, Rabu (19/11/20250.
Menurutnya sebagai bagian
dari pemerintah daerah, DPRD Kukar juga senantiasa terus mengawal progress
pencairan beasiswa mengingat fungsi DPRD disini ialah penganggaran, pengawasan
dan pembuat peraturan daerah. “Karena sumber nya dari APBD tentu ada tahapan
dan teknis nya yang harus sama-sama kita pahami prosesnya, yang pasti beasiswa
ini tetap cair dan sebagai wujud komitmen kita semua peduli terhadap
peningkatan pendidikan di Kutai Kartanegara,” tegas Legislator Golkar ini.
Diinformasikan sebelumnya,
Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat, didampingi Kabag Kesra Dendy
Irwan Fahreza serta Kabid Perbendaharaan BPKAD Kukar Siti Nurwidiyawati,
menerima audiensi Aliansi Mahasiswa Unikarta di depan Kantor Bupati, Selasa
(18/11/2025).
Audiensi tersebut digelar
untuk menyampaikan aspirasi terkait kejelasan proses pencairan Beasiswa Kukar
Idaman tahap II, yang dinilai mahasiswa belum menunjukkan perkembangan yang
signifikan.
Dalam kesempatan itu,
Asisten I Akhmad Taufik Hidayat menyebutkan bahwa Pemkab Kukar selalu membuka
ruang dialog dengan mahasiswa untuk menerima masukan, saran, maupun kritik
sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pertemuan ini merupakan
tindak lanjut dari audiensi sebelumnya, terutama terkait beasiswa yang sebagian
masih diterima separuh oleh adik-adik mahasiswa maupun pelajar lainnya. Kami
tetap membuka ruang dialog agar dapat memberikan penjelasan secara langsung,”
ujarnya.
Taufik memastikan bahwa
proses pencairan Beasiswa Kukar Idaman tahap II terus berjalan. Ia menjelaskan
bahwa sebagian besar penerima sebenarnya telah menerima bantuan tersebut,
meskipun beberapa masih dalam proses penyelesaian administrasi.
“Alhamdulillah, tadi sudah
kami sampaikan bahwa sampai saat ini proses pencairan berjalan dan sebagian
besar sudah menerima beasiswa tahap kedua ini,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa
kritik dan aspirasi mahasiswa menjadi dorongan positif bagi pemerintah untuk
memperkuat pelayanan dasar, khususnya terkait bantuan pendidikan.
“Namanya mahasiswa, tentu
kami support apa yang disampaikan. Artinya ada kondisi yang memang memerlukan
penguatan, dan itu sangat positif untuk perbaikan ke depan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Taufik
menyebut bahwa aksi mahasiswa menjadi pengingat penting bagi pemerintah untuk
mempercepat pelayanan publik di berbagai sektor. Terkait kuota beasiswa untuk
tahun mendatang, ia menjelaskan bahwa jumlahnya kemungkinan besar mengikuti
kuota tahun berjalan, namun tetap disesuaikan dengan kebijakan kepala daerah.
“Aksi mahasiswa ini justru
memberi dorongan bagi kami untuk terus mempercepat pelayanan, termasuk dalam
pencairan beasiswa,” tukasnya.(ADV)