Pemkab Kukar Siapkan Lahan Program Sekolah Rakyat di Loa Ipuh Darat

img

Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah Bappeda Kukar Saiful Bahri

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen dalam mendukung  program nasional di bidang peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

Salah satunya melalui penyediaan lahan, untuk pembangunan Sekolah Rakyat, di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong. Lahan seluas sekitar 8 hektare telah disiapkan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah, terhadap perluasan akses pendidikan nonformal bagi warga.

Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah Bappeda Kukar Saiful Bahri menjelaskan program Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM dan pengurangan kesenjangan pendidikan.

Untuk itu, Pemkab Kukar memandang penting untuk mengambil peran langsung, khususnya dari sisi penyiapan sarana dasar berupa lahan.

Menurutnya, lahan seluas 8 hektare tersebut dianggap memadai untuk mendukung desain Sekolah Rakyat yang tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar-mengajar, tapi juga pengembangan keterampilan masyarakat.

Pemerintah ingin memastikan fasilitas pendidikan yang dibangun memiliki ruang yang cukup untuk aktivitas belajar konvensional, ruang kreativitas, hingga area pengembangan pertanian terpadu.

Ia menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat di Loa Ipuh Darat nantinya menjadi model pendidikan berbasis masyarakat yang inklusif.

Program ini mampu menjangkau kelompok-kelompok yang sebelumnya memiliki akses terbatas terhadap pendidikan formal, sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hidup dan peluang ekonomi warga sekitar.

Ia menjelaskan, penyediaan lahan merupakan bentuk dukungan strategis pemerintah daerah dalam mempermudah implementasi kebijakan pusat. Dengan kesiapan lahan, proses perencanaan teknis dan pembangunan fisik dapat berjalan lebih cepat serta lebih sinkron dengan jadwal program nasional yang telah ditetapkan.

Pihaknya juga memastikan bahwa proses penetapan lahan dilakukan dengan memperhatikan kesesuaian tata ruang, potensi dampak sosial, serta ketersediaan infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan utilitas dasar.

Hal ini penting untuk memastikan kegiatan pendidikan dapat berlangsung optimal dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, selain penyediaan lahan, Pemkab Kukar juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik akademisi, lembaga sosial, maupun instansi vertikal. Kolaborasi ini dinilai penting agar kegiatan pendidikan di Sekolah Rakyat dapat terus berinovasi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Ia berharap, keberadaan Sekolah Rakyat di Loa Ipuh Darat, dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan program serupa di wilayah lain. Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk membangun ekosistem pendidikan yang merata, terjangkau, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan dukungan lahan dan sinergi lintas sektor, ia meyakini program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap inisiatif nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat diimplementasikan secara nyata di Kukar,” ungkapnya. (Adv/riz)