PT Rea Kaltim Plantations Mendukung Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional di Level Desa
Gambar. 1. Dedy Raisandy (Head of HRD and Medical), Nurhadi (PJS Chief Agronomi) Nungki Pratirta (Manager Replanting), Pandi Patodingan (SPV Comdev) Nobert Rumengan (SPV Smallholder) Dian Aris (Askep) , Polsek Kembang Janggut, Akp.Dedi Supriyanto, SH, and Tadius (Kepala Desa Pulau Pinang) menghadiri dan meresmikan kegiatan penanaman simbolis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional khususnya komoditas jagung
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: PT Rea Kaltim Plantations (REA) mewujudkan komitmennya terhadap program ketahanan pangan nasional khususnya komoditas jagung yang merupakan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Program ini juga sejalan dengan pilar keberlanjutan strategis REA, Empowering Livelihoods, yang berfokus pada dukungan bagi petani kecil dan masyarakat lokal melalui kemitraan yang inklusif dan praktis untuk memperkuat ketahanan jangka panjang.
Berkolaborasi dengan Polsek Kembang Janggut, REA melakukan kegiatan penanaman simbolis seluas 2,5 ha di area Perdana Oil Mill. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan yaitu Camat, Polsek, Korem, dan Kades Pulau Pinang.
“Penanaman jagung hari ini tidak hanya simbolis. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Community Development PT REA KALTIM PLANTATIONS dan mendukung pilar Empowering Livelihoods, di mana kami berfokus pada peningkatan keterampilan praktis, penguatan praktik pertanian berkelanjutan, serta pembukaan peluang untuk pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui kolaborasi multipihak, kami berharap dapat memperkuat swasembada pangan di tingkat desa,” ujar Dedy Raisandi – Head of HRD and Medical.
Sementara, Kapolsek Kembang
Janggut AKP Dedy Supriyanto,SH. menyampaikan, kegiatan penanaman jagung
merupakan program prioritas pemerintah
dan Polri dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Hal ini tentu saja
menjadi penting, mengingat kecukupan pangan merupakan pilar utama untuk menjaga
stabilitas wilayah dan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global saat
ini.
Untuk mendukung kesuksesan program swasembada pangan
nasional komoditas jagung ini, REA mengalokasikan lahan seluas 5 ha, bibit
hibrida, serta pendampingan teknis.
Melalui dukungan
ini, REA berharap dapat memperkuat produksi pangan lokal yang berkelanjutan dan
ketahanan desa, sekaligus menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap pilar
Empowering Livelihoods dan kerja sama dengan masyarakat untuk mendorong
pertumbuhan yang inklusif dan berjangka panjang.(***)