SKK Migas Kalsul Berbagi Pengalaman dan Motivasi untuk Siswa SRT 24 Samarinda

img

Kegiatan Sharing Session: Kelas Inspirasi yang digelar Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 24 Samarinda di Balai Penjamin Mutu Pendidikan Kalimantan Timur

POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA : SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) hadir sebagai narasumber pada kegiatan Sharing Session: Kelas Inspirasi yang digelar Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 24 Samarinda di Balai Penjamin Mutu Pendidikan Kalimantan Timur, Rabu (11/12/2025). Sebanyak 100 siswa mengikuti sesi ini dengan antusias.

Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul, Azhari Idris, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung kegiatan pembangunan generasi muda. “Investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah membangun karakter anak-anak hari ini. Karena itu, kami sangat mendukung kegiatan Kelas Inspirasi di SRT 24 Samarinda,” ujarnya.

Di samping itu Perwakilan SKK Migas Kalsul, Wisnu Wardhana, SE., Ak., MSc., menyampaikan materi mengenai sektor hulu migas sekaligus berbagi perjalanan hidupnya. Ia menekankan pentingnya karakter kuat sebagai modal meraih masa depan.

“Disiplin, kerja keras, dan kejujuran adalah bekal utama yang membantu saya melewati berbagai tantangan sejak sekolah hingga bekerja di sektor strategis nasional,” ujar Wisnu.

Para siswa tampak aktif berdialog, bertanya, hingga berbagi pengalaman pribadi. Interaksi hangat tersebut menunjukkan tingginya minat mereka terhadap motivasi dan figur inspiratif.

Wisnu menambahkan bahwa keterlibatannya adalah bentuk kontribusi langsung untuk memotivasi generasi muda. “Anak-anak di SRT 24 Samarinda adalah bagian dari masa depan Kalimantan Timur dan Indonesia. Kami berharap sesi ini menumbuhkan semangat, karakter, dan kepercayaan diri mereka untuk terus mengembangkan potensi terbaik,” tuturnya.

Kepala SRT 24 Samarinda turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran SKK Migas Kalsul. “Kami ingin anak-anak berani bermimpi besar, memiliki motivasi belajar yang tinggi, dan percaya bahwa kesempatan untuk meraih masa depan cerah terbuka bagi siapa pun tanpa memandang latar belakang ekonomi,” katanya.(mid)