Tragedi di Tanjakan Yasin: Truk Mundur Tak Terkendali, Ibu dan Dua Anak Meninggal Dunia

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Jalur menanjak yang selama ini dikenal rawan kecelakaan kembali memakan korban jiwa. Kali ini, tragedi memilukan terjadi di Jalan Mangga Besar atau Tanjakan Yasin, Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (28/12) sore.

 

Seorang ibu bersama dua anaknya meninggal setelah sepeda motor yang mereka tumpangi dihantam dump truk yang meluncur mundur di tengah tanjakan.

 

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 Wita. Sebuah dump truk R6 berwarna kuning-hijau, bermuatan pasir sekitar empat kubik dan enam batang pipa, melaju dari Jalan Karang Mulyo menuju Kampung Siduung Indah, Kecamatan Segah. Saat memasuki Jalan Mangga Besar sekitar pukul 15.10 Wita, truk tersebut mengalami mati mesin di pertengahan tanjakan.

 

Kondisi jalan yang menanjak membuat truk tak mampu dikendalikan dan bergerak mundur. Kendaraan berat itu kemudian menghantam sebuah mobil L300 Mitsubishi yang berada tepat di belakangnya. Situasi semakin fatal ketika sepeda motor Honda Beat yang berada di belakang L300 mencoba menghindar ke sisi kanan jalan. Upaya tersebut gagal, motor justru tertabrak dump truk yang meluncur tanpa kendali.

 

“Pengemudi sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian. Dua penumpangnya meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb,” ungkap Bripda Yudha Ervianto, anggota Satlantas Polres Berau.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, sopir dump truk diduga tidak fokus dan kurang konsentrasi saat berkendara. Padahal, kondisi cuaca dilaporkan cerah, jarak pandang terbuka, serta kendaraan dalam keadaan layak jalan. Ironisnya, ruas jalan tersebut tidak memiliki marka, meski dikenal sebagai jalur menanjak dengan risiko tinggi.

Insiden ini kembali menegaskan bahwa Tanjakan Yasin merupakan titik rawan kecelakaan yang membutuhkan perhatian serius. Selain kewaspadaan pengemudi, terutama kendaraan berat, perbaikan dan penataan keselamatan jalan dinilai mendesak agar tragedi serupa tidak terus berulang. ( sep/FN)