Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Resmi Dilantik, Sekda Sri: Harapkan Untag Labih Maju

img

POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA : Gubernur Kalimantan Timur diwakili Sekretaris Daerah Provinsi, Sri Wahyuni menghadiri pelantikan Rektor dan Wakil Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda periode 2026 - 2029, di Auditorium HM Ardans Untag Samarinda, Rabu (14/1/2026).

 

Pelantikan Rektor Untag Samarinda, Dr H Zuhdi Yahya, Wakil Rektor I Dr Evi Kurniasari Purwaningrum, Wakil Rektor II Dr Tukimun, dan Wakil Rektor III Dr Legowo Kamarubaya, dilakuka oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan 17 Agustus 1945 Samarinda, sekaligus Ketua Umum Asosiasi Peguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Aptisi), Prof Dr H Budi Jatmiko.

 

Dalam sambutan Gubernur Kaltim yang dibacakan Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Pemprov Kaltim mengucapkan selamat dan sukses kepada rektor dan wakil rektor yang baru dilantik. 

 

“Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membawa Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda semakin maju, berdaya saing, dan relevan dengan tantangan zaman. Pemprov Kaltim  menaruh harapan besar kepada Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ucap Sri Wahyuni.

 

Seiring dengan visi pembangunan “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”, Sri Wahyuni mengatakan pemprov berharap perguruan tinggi di Kaltkm, termasuk Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan karakter kebangsaan, yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila dan jati diri bangsa.

 

“Apalagi kini Kalimantan Timur berada pada fase transformasi besar, seiring kehadiran Ibu Kota Nusantara dan perubahan struktur ekonomi daerah. Kondisi ini menuntut perguruan tinggi untuk adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah. Kurikulum yang relevan, riset yang aplikatif, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan industri menjadi keniscayaan,” kata Sri.

 

Pemprov Kaltim, lanjut Sri, berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia unggul, melalui program Gratispol sejak 2025 yang merupakan program unggulan dari Gubernur H Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur H Seno Aji. Khususnya pendidikan gratis bagi mahasiswa, mulai dari jenjang Diploma, Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).

 

“Program ini kami hadirkan untuk memastikan tidak ada anak Kalimantan Timur yang terhambat melanjutkan pendidikan tinggi hanya karena persoalan biaya,” jelas Sri.

 

“Tahun 2025 hanya mahasiswa semester 1 yang mendapatkan pendidikan gratis dari program Gratispol. Untuk 2026 seluruh mahasiswa, semester 2-8 akan mendapatkan pendidikan gratis ini. Jadi bagi para mahasiswa, kami tegaskan tidak perlu khawatir. Pemprov Kaltim berkomitmen untuk mempercepat realisasi dan memastikan keberlanjutan program Gratispol, agar mahasiswa dapat fokus belajar, berprestasi, dan menyiapkan masa depan tanpa beban kecemasan,” pesannya.

 

Kami juga berpesan manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Program Gratispol adalah investasi besar daerah untuk masa depan kalian. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, kembangkan potensi diri, jaga integritas, dan siapkan diri menjadi agen perubahan yang membawa Kalimantan Timur menuju masa depan yang lebih baik.

Tampak hadir perwakilan Forkopimda Kaltim, Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Dr Muhammad Akbar, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Ketua Yayasan Pendidikan 17 Agustus 1945 Samarinda Prof Dr Daddy Ruhiyat beserta jajaran, dan civitas academica Untag Samarinda. (mar)