KPU Kukar Mengaku Kesulitan Rekrut Petugas KPPS Muda
TENGGARONG-
Komisioner KPU Kukar, Nofand Surya Gafilah mengakui di Kukar sangat sulit untuk
mencari petugas Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara(KPPS) yang masih segar
dan berumur muda, lebih banyak petugas KPPS sudah berumur tua, sedangkan kerja
KPPS dilapangan saat pemilu berlangsung sangat berat.
"Kami akui,
susah mencari petugas KPPS yang berumur muda, rata-rata berumur tua, dan
orangnya itu-itu saja," tegas Nofand, Selasa(17/12/2019) saat gelar
evaluasi pencalonan pemilu tahun 2019, di Pondok Jajak Tenggarong.
Nofand
mengevaluasi, saat pemilu berlangsung beban kerja KPPS sangat berat, terlihat
saat pilpres dan pileg 2019, banyak yang sudah jadi korban.
"Kita
prihatin, petugas KPPS gajinya rendah, beban kerjanya berat, makanya banyak
yang jadi korban," ucapnya.
Sementara itu,
pengurus DPD Golkar Kukar, Masda mengusulkan kepada KPU, agar petugas KPPS
ditambah lagi personelnya, untuk meminimalisir jatuhnya korban lagi saat
rekapitulasi suara pilkada Kukar nantinya.
"Kalau
petugas KPPS lebih dari Tujuh orang, kan enak bisa dilakukan Shif saat
perhitungan suara, agar petugas KPPS tidak kelelahan,"
pungkasnya.(and/poskotakaltimnews.com)