Tahun Depan, Pendapatan Desa di Kukar Naik
TENGGARONG-
Berdasarkan Pagu Indikatif APBD Kukar tahun 2020, pendapatan desa yang
bersumber dari Alokasi Dana Desa(ADD) dan Dana Desa(DD) mengalami kenaikan dari
tahun sebelumnya, ada program yang harus difokuskan dari belanja ADD dan DD.
"Kalau
tahun 2019 ADD mencapai Rp333 Milyar, sedangkan tahun depan mencapai Rp375
Milyar, sedangkan untuk porsi DD juga alami kenaikan, tahun ini Rp185 Milyar,
tahun naik jadi Rp187 Milyar," jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat
dan Desa(DPMD) Kukar, Dafip Haryanto, Rabu(18/12/2019) sore, diruang kerjanya.
Mantan Kabag
Humas Pemkab Kukar ini menambahkan, kenaikan pendapatan desa tersebut, karena
kondisi fiskal Kukar yang sudah normal, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,
dan juga komitmen Pemkab Kukar memberikan porsi pembangunan yang besar terhadap
desa.
"Bahkan
sudah ada arahan dari Bupati Edi Damansyah, apabila ada anggaran OPD yang
dipangkas, dialihkan untuk kepentingan pembangunan desa," ujarnya.
Dafip
menambahkan, dari dana yang diterima desa, ada program yang harus difokuskan,
bagian sinergi antara program pemerintah pusat dan pemkab kukar.
"Program
yang harus dijalankan Pemdes, seperti pemberantasan Stunting bagi balita dan
anak, dengan membuat program revitalisasi posyandu, apalagi kukar menjadi pilot
projek pemberantasan stunting yang ditetapkan Pemerintah Pusat,"
ucapnya.(and/poskotakaltimnews.com)