PDI-P Kukar Siapkan Tempat Berkumpul untuk UMKM dan Komunitas
Proses pembangunan halaman Kantor DPC PDI-P Kukar. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Halaman depan Kantor DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara (Kukar) di Jalan Robert Wolter Mongisidi, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, ke depan tak hanya menjadi tempat aktivitas partai politik.
Area yang cukup luas itu direncanakan berubah menjadi ruang terbuka bagi pelaku UMKM, komunitas hingga anak-anak muda untuk berkumpul, berdiskusi dan mengembangkan kreativitas.
Suasana yang biasanya identik dengan kegiatan organisasi politik nantinya diharapkan berubah lebih hidup dengan hadirnya workshop, ruang santai hingga aktivitas ekonomi kerakyatan.
Konsep tersebut muncul dari gagasan Ketua DPC PDI-P Kukar, Rendi Solihin, yang ingin kantor partai lebih dekat dengan masyarakat dan memberi ruang bagi aktivitas yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Bendahara DPC PDI-P Kukar, Sugeng Hariadi mengatakan, area depan kantor dipilih karena memiliki lahan yang cukup luas dan dinilai potensial dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan publik.
Menurutnya, lokasi tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat pelaku UMKM berjualan, tetapi juga ruang diskusi dan pengembangan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda di Kukar.
“Di situ nantinya digunakan untuk workshop, juga tempat berkumpul anak-anak muda. Di situ nanti kita bisa memberikan masukan-masukan positif untuk mereka berkumpul, berdiskusi, dan mengobrol yang setidaknya membawa manfaat besar untuk masa depan Kukar ke depannya,” ujarnya saat di hubungi poskotakaltimnews pada Jumat (22/5/2026).
Ia menyebut, semangat membuka ruang publik tersebut sejalan dengan identitas PDI-P yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat kecil.
Karena itu, kegiatan yang nantinya berlangsung di area tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sugeng juga mengungkapkan, konsep yang disiapkan tidak bersifat tertutup hanya untuk kader partai. Masyarakat umum nantinya dipersilakan datang dan memanfaatkan tempat tersebut ketika sudah mulai difungsikan.
“Kalau secara umum memang untuk masyarakat luas, hanya saja terkait siapa saja nanti yang mengisi di sana dan siapa yang menjadi promotor UMKM, saya belum begitu tahu karena itu yang menentukan Ketua DPC,” kata dia.
Ia menegaskan, keberadaan ruang tersebut menjadi bentuk komitmen partai untuk hadir di tengah masyarakat tanpa membatasi kelompok tertentu.
“Kita hadir
untuk masyarakat bersama-sama. Kita bukan berarti menutup diri dan hanya untuk
kelompok tertentu, tetapi kita akan hadir untuk umum dan seluas-luasnya.
Silakan siapa saja bisa ikut dan datang ke tempat itu nanti,” tutupnya. (kriz)