Kebocoran LPG Diduga Picu Amukan Si Jago Merah di KM 38 Samboja

img

Proses pendinginan di lokasi kebakaran. (Doc. Disdamkarmatan Kukar)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Kebocoran tabung gas LPG diduga menjadi pemicu amukan si jago merah yang melahap sebuah warung di KM 38 RT 17, Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (3/6/2026).

Dalam peristiwa tersebut, satu bangunan warung hangus terbakar dan seorang warga mengalami luka bakar pada bagian tangan serta kepala.

Kobaran api yang muncul di kawasan padat aktivitas warga itu dengan cepat membesar karena bangunan warung sebagian besar terbuat dari material kayu.

Koordinator lapangan, H. Saharuddin, mengatakan tim pemadam dari Regu 3 bersama personel dari regu lain langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan.

"Pada pukul 09.34 WITA kami menerima laporan adanya kebakaran warung di KM 38 Samboja dan personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan," ujarnya.

Saat petugas tiba, api sudah membesar dan menguasai hampir seluruh bangunan. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat untuk mencegah kobaran api menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

"Ketika petugas sampai di lokasi, api sudah dalam kondisi besar. Bangunan warung yang berbahan kayu membuat api dengan mudah menyebar dan melalap hampir seluruh bagian bangunan," kata dia.

Di tengah upaya pemadaman, petugas juga berupaya melindungi rumah warga yang berada tepat di belakang warung.

Langkah itu dilakukan mengingat jarak antarbangunan yang cukup dekat sehingga berpotensi memperluas dampak kebakaran.

"Kami fokus melakukan penyekatan dan pemadaman agar api tidak merambat ke rumah yang berada di belakang warung. Alhamdulillah upaya tersebut berhasil sehingga kebakaran tidak meluas," jelasnya.

Setelah api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan dilakukan, petugas mendata satu bangunan warung mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Selain kerugian material, peristiwa itu juga menyebabkan satu kepala keluarga terdampak.

Korban diketahui bernama Karnada Kukur. Ia mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuhnya termasuk bagian kepala dan mendapatkan penanganan medis dengan bantuan tim ambulans PMI Samboja Barat yang turut berada di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran gas LPG yang digunakan di dalam warung.

Proses penanganan berlangsung sekitar dua jam dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, TNI, Polri, PMI, Manggala Agni, BKSDA hingga PLN.

"Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, terdata satu bangunan warung terbakar dan satu korban mengalami luka bakar. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran gas LPG. Penanganan selesai pada pukul 11.30 WITA dalam keadaan aman dan terkendali," tutupnya. (kriz)