Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kebun Sawit Muara Kaman, 11 Paket Disembunyikan di Saku Baju

img

Pelaku dan barang bukti yang berhasil di amankan Polsek Muara Kaman. (foto : dok.ist)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Aksi seorang pria berinisial S (47) mengedarkan narkotika jenis sabu di areal kebun sawit salah satu perusahaan di Desa Bunga Jadi, Kecamatan Muara Kaman, berakhir di tangan polisi pada Sabtu (11/7/2026).

 

Saat ditangkap dalam Operasi Antik Mahakam 2026, petugas menemukan 11 paket sabu yang disembunyikan di saku baju sebelah kiri pelaku.

 

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

 

“Informasi dari masyarakat kami tindak lanjuti dengan penyelidikan di lapangan. Saat dilakukan pemeriksaan, anggota menemukan barang bukti yang diduga narkotika pada diri tersangka,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

 

Saat dilakukan penggeledahan, Polisi menemukan 11 bungkus plastik berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat kotor 2,54 gram, seluruh paket tersebut disimpan di saku baju sebelah kiri milik tersangka.

 

“Dari penggeledahan, kami menyita 11 bungkus plastik berisi kristal putih diduga sabu dengan berat kotor 2,54 gram yang disimpan di saku baju sebelah kiri milik tersangka,” tuturnya.

 

Selain sabu, petugas juga mengamankan satu bungkus plastik klip bening, uang tunai sebesar Rp400 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika, satu unit telepon genggam, serta satu lembar baju berwarna oranye.

 

Tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Muara Kaman untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

 

Kapolsek menegaskan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polsek Muara Kaman dalam memberantas peredaran narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2026.

“Operasi Antik Mahakam bukan hanya penindakan, tetapi juga upaya kami mempersempit ruang gerak pelaku peredaran narkoba. Kami berharap masyarakat terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” tutupnya. (Kriz)