Usai Kecelakaan Maut di Jalan KH Ahmad Muksin, Satlantas Polres Kukar Tingkatkan Patroli
Proses evakuasi
korban laka lantas di jalan KH Ahmad Muksin.
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan menyusul kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 03.30 WITA.
Kepala Satuan Lalu Lintas
(Kasatlantas) Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan peningkatan patroli
dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menekan angka kecelakaan lalu
lintas, terutama pada rentang pukul 03.00 hingga 05.00 WITA yang dinilai
memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
"Kita akan tingkatkan
lagi kegiatan patroli pada jam-jam rawan, yaitu jam 3 sampai jam 5 pagi. Saat
ini juga banyak kegiatan nonton bareng Piala Dunia yang sekarang sudah masuk
partai semifinal. Mainnya itu jam 3 sampai jam 5, sehingga menjadi jam rawan
karena banyak anak muda yang masih berada di luar rumah," ujarnya saat
konfirmasi pada Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, peningkatan
aktivitas masyarakat pada dini hari menjadi salah satu pertimbangan kepolisian
untuk memperkuat kehadiran personel di lapangan.
Selain memberikan rasa
aman kepada masyarakat, patroli juga diharapkan mampu mencegah terjadinya pelanggaran
lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan.
Kebijakan tersebut juga
menyusul kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan
Timbau, Kecamatan Tenggarong.
Berdasarkan hasil
penyelidikan sementara, korban diduga mengantuk saat mengendarai sepeda motor
dengan kecepatan cukup tinggi hingga kehilangan kendali.
"Dugaan sementara
korban mengantuk. Kendaraan yang dikendarainya kemudian oleng, menabrak
trotoar, sehingga pengendara terpental dan menghantam tiang lampu jalan. Akibat
benturan tersebut korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal
dunia di lokasi kejadian," jelasnya.
Meski demikian, Fandoli
menegaskan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.
Polisi masih mengumpulkan
sejumlah keterangan dan barang bukti untuk memastikan kronologi kejadian secara
utuh.
"Kami masih melakukan
penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Seluruh
keterangan dan bukti di lokasi masih kami dalami agar hasilnya sesuai dengan
fakta yang ditemukan," tuturnya.
Patroli yang ditingkatkan,
lanjutnya, tidak hanya difokuskan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, tetapi
juga sebagai upaya menekan berbagai bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan
keselamatan pengguna jalan.
"Harapannya, dengan
kehadiran anggota di lapangan pada jam-jam rawan, masyarakat semakin tertib
berlalu lintas dan angka kecelakaan dapat ditekan," pungkasnya. (kriz)