Belanja Seremonial Diminta Dikurangi, Infrastruktur Kampung Harus Jadi Prioritas

img

Anggota DPRD Berau, Elita Herlina (Fraksi Partai Golkar)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Kabupaten Berau diminta menahan diri untuk tidak mengalokasikan anggaran pada kegiatan-kegiatan yang dinilai belum menjadi kebutuhan prioritas masyarakat. Salah satu contoh yang disampaikan Fraksi Golkar adalah kegiatan seremonial maupun pembenahan fisik di kawasan Ibu Kota Kabupaten yang lebih bersifat estetika.

 

Pandangan itu disampaikan juru bicara Fraksi Partai Golkar, Elita Herlina dalam rapat Paripurna DPRD Berau saat menyampaikan pandangan akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

 

Disampaikan Elita Herlina di tengah masih banyaknya kebutuhan dasar masyarakat, anggaran seharusnya diarahkan kepada pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

 

"Sebagai contoh, kegiatan seremonial maupun pembenahan fisik di pusat ibu kota yang sifatnya hanya hiasan. Anggaran tersebut lebih baik diprioritaskan untuk pembangunan jalan di wilayah kampung serta peningkatan kualitas infrastruktur dasar," ujar Elita.

 

Fraksi Golkar juga menilai pembangunan jalan kampung, jaringan irigasi, akses listrik, serta jaringan telekomunikasi akan memberikan dampak ekonomi yang jauh lebih besar karena mampu membuka akses wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

“Dengan pemerataan infrastruktur, masyarakat di wilayah pedalaman maupun pesisir juga akan memperoleh kesempatan yang sama dalam menikmati hasil Pembangunan,” terangnya.

 

Elita Herlian juga menegaskan bahwa setiap rupiah APBD merupakan amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan melalui kebijakan yang efektif, transparan, dan menghasilkan manfaat nyata.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan, tetapi dari kemampuan pemerintah mengubah investasi daerah menjadi pendapatan, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau secara berkelanjutan. (sep/FN/Advertorial)