Bursa Ketua DPD Golkar Kukar Dibuka, Bakal Calon Wajib Kantongi 8 Suara
Konferensi pers
pengumuman pembukaan pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kukar.
(Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Kursi Ketua Dewan Pimpinan Darah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai diperebutkan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI.
Setiap bakal calon
wajib mengantongi sedikitnya 8 dari 25 suara yang tersedia atau memenuhi
dukungan minimal 30 persen untuk dapat maju dalam pemilihan.
Sekretaris DPD Partai
Golkar Kukar, Johansyah mengatakan, Musda XI akan digelar pada 30 Agustus
hingga 1 September 2026.
Agenda utama
sekaligus pemilihan ketua dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus di Hotel
Grand Elty Singgasana, Tenggarong.
Pelaksanaan Musda
merupakan tindak lanjut instruksi DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur
(Kaltim) agar seluruh kabupaten dan kota di Kaltim menyelesaikan Musda pada
Agustus 2026.
Di Kukar, kata dia,
masa jabatan kepengurusan DPD Partai Golkar juga telah berakhir hingga tingkat
pimpinan kecamatan.
Penyegaran
kepengurusan tersebut merupakan bagian dari pembenahan struktur organisasi
Partai Golkar dari tingkat provinsi, kabupaten hingga kecamatan.
“Dengan arahan Ketua
DPP Partai Golkar Republik Indonesia, Pak Bahlil, ada instruksi bahwa
kepengurusan tingkat provinsi, tingkat kabupaten, bahkan tingkat kecamatan
harus segera dilakukan penyegaran dalam rangka membenahi struktur organisasi
Partai Golkar se-Indonesia,” ujarnya di Sekertariat DPD Golkar Kukar pada Sabtu
(22/8/2026).
Menurutnya, seluruh
perangkat pelaksanaan Musda juga telah disiapkan. OC dan SC telah terbentuk
sehingga tahapan selanjutnya tinggal dijalankan sesuai agenda yang telah
ditetapkan.
Ia menyebut Musda XI
mengusung tema “Kader Golkar Bersatu, Menguatkan Konsolidasi, Mewujudkan Kutai
Kartanegara Maju dan Berkeadilan.”
“Kita mengharapkan
seluruh kader Partai Golkar yang ada di Kukar tetap berkontribusi dalam
membangun Kukar yang lebih maju dan seluruh masyarakat Kukar merasakan
pembangunan,” sebutnya.
Ia menjelaskan, kata
“berkeadilan” dalam tema Musda berkaitan dengan pemerataan pembangunan di
seluruh wilayah Kukar.
“Berkeadilan
maksudnya bukan hanya dalam posisi satu daerah tertentu, tetapi kita
menginginkan seluruh pelosok yang ada di Kukar, Partai Golkar berperan dalam
segi pembangunan,” kata dia.
Menanggapi Musda
Golkar Kukar dijadwalkan pada 31 Agustus, setelah sejumlah daerah lain di
Kaltim. Ia mengatakan penentuan tanggal tersebut dilakukan dengan menyesuaikan
agenda Musda di daerah lain.
“Sebetulnya kemarin
kita melaksanakan tanggal 29, tetapi bertepatan dengan PPU. Maka kita mengalah
dan memilih tanggal 31,” ucapnya.
Ia menyebut,
pelaksanaan Musda Kukar pada penghujung Agustus juga tidak terlepas dari
instruksi tertulis DPD Partai Golkar Kaltim yang menetapkan pelaksanaan Musda
kabupaten dan kota pada bulan tersebut.
“Intinya, walaupun
kita di akhir-akhir, tapi akan menimbulkan suatu dampak positif buat pergerakan
masyarakat yang ada di Kukar,” katanya.
Persiapan yang telah
dilakukan DPD Golkar Kukar kemudian diterjemahkan panitia melalui penyiapan
peserta dan rangkaian kegiatan Musda.
Ketua Organizing
Committee (OC) Musda XI Golkar Kukar, Heri Asdar, mengatakan sekitar 65 peserta
akan mengikuti forum Musda.
“Jumlah peserta
sekitar 65 orang. Kami mengundang dari unsur PTK, kemudian DPD kecamatan yang
terdiri dari ketua PTK dan sekretaris PTK, serta beberapa organisasi dari
Partai Golkar sendiri,” ujarnya.
Selain peserta utama,
panitia juga menyiapkan massa pendukung untuk mengikuti puncak Musda.
“Insyaallah pada
tanggal 31 itu kami juga akan menurunkan simpatisan sekitar 200 orang. Jadi
kalau ditambah dengan peserta, kurang lebih sekitar 300 orang untuk meramaikan
acara Musda kita yang ada di Kukar ini,” tuturnya.
Menurutnya, penyiapan
peserta tersebut menjadi bagian dari persiapan panitia untuk memastikan forum
Musda dapat berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Setelah persiapan
peserta dan kepanitiaan, tahapan Musda kini bergerak ke bagian yang menjadi
perhatian utama, yakni pencalonan Ketua DPD Golkar Kukar.
Steering Committee
(SC) telah menetapkan mekanisme pendaftaran hingga verifikasi bagi kader yang
ingin masuk dalam bursa.
Ketua SC Musda XI
Golkar Kukar, Junaidi mengatakan, pembukaan pendaftaran bakal calon
dilaksanakan pada 24 Agustus pukul 08.00 Wita.
Pengambilan berkas
persyaratan berlangsung 24-27 Agustus pukul 10.00-16.00 Wita, sedangkan
penyerahan berkas dilakukan 26-28 Agustus pada waktu yang sama.
Verifikasi
kelengkapan persyaratan dijadwalkan pada 28 Agustus pukul 17.00-23.00 Wita.
Hasil verifikasi kemudian diumumkan pada 29 Agustus pukul 10.00 Wita.
Ia mengatakan
terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi bakal calon sebelum dapat
mengikuti pemilihan.
Salah satu syarat
yang menjadi penentu adalah dukungan suara. Dari total 25 suara yang tersedia,
bakal calon harus mengantongi dukungan minimal 30 persen.
“Kalau di Kukar ada
25 suara, maka minimal satu calon harus mendapatkan sekitar delapan suara untuk
memenuhi syarat sebagai calon, selain persyaratan-persyaratan lainnya,”
jelasnya.
Ketentuan tersebut
menjadi bagian dari mekanisme pencalonan sebelum nama-nama bakal calon
diumumkan setelah proses verifikasi.
Ia juga menjelaskan
peluang pengurus Partai Golkar yang saat ini berada di tingkat provinsi maupun
tingkatan lainnya untuk maju dalam bursa Ketua DPD Golkar Kukar. Hal tersebut
dimungkinkan sepanjang memperoleh persetujuan sesuai ketentuan organisasi.
“Berarti misalnya
kalau tiba-tiba kawan-kawan di provinsi itu mau mencalon disini, dia harus
mendapat surat persetujuan dari DPP di syarat pencalonan,” kata dia.
Apabila terdapat
persyaratan yang belum dapat dipenuhi bakal calon, mekanisme persetujuan DPP
tetap dapat digunakan sesuai AD/ART Partai Golkar.
“Kalaupun misalnya
ada salah satu syarat calon yang tidak bisa dipenuhi oleh bakal calon, selama
ada persetujuan dari DPP, maka sesuai dengan AD/ART itu boleh. Diskresi namanya
di kita,” ujarnya.
Setelah seluruh tahapan pendaftaran dan verifikasi rampung, Musda XI Golkar Kukar akan memasuki agenda utama pada 31 Agustus. Sebanyak 25 suara akan menjadi penentu dalam pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kukar.
“Kita berharap Musda
bisa dilaksanakan cukup satu hari. Itu estimasi dari panitia. Tetapi nanti
tergantung forum, karena ada 25 peserta yang akan memberikan suara,”
pungkasnya. (Kriz)