Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
POSKOTAKALTIMNEWS, JAKARTA: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi untuk memastikan tenaga kerja di bidang permanent makeup memiliki kompetensi yang terukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor
mengatakan, peningkatan kompetensi perlu berjalan seiring dengan penerapan
standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan
kesehatan kerja (K3).< /p>
"Semakin berkembang sebuah profesi, semakin besar pula
tuntutan terhadap kompetensi, standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi,
serta keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Afriansyah saat memberikan
sambutan pada peresmian Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga
Sertifikasi Profesi (LSP) Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu
(23/8/2026).
Menurut Afriansyah, kehadiran LSP Permanent Makeup Indonesia
menjadi langkah penting untuk memastikan tenaga kerja di bidang permanent
makeup memiliki kompetensi yang terukur dan diakui sesuai standar yang berlaku.
Afriansyah juga mengapresiasi terbentuknya Perkumpulan Permanent
Makeup Indonesia. Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran dalam membangun
jejaring, meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat pembinaan profesi, serta
menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman.
“Ke depan, saya berharap perkumpulan ini tidak hanya menjadi
tempat berkumpulnya para pelaku profesi, tetap i juga menjadi rumah bersama
untuk meningkatkan kualitas SDM permanent makeup Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak pekerja di bidang permanent makeup
memperoleh pelatihan dan mengikuti sertifikasi kompetensi. Peningkatan
kompetensi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus
membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Afriansyah menambahkan, bidang kecantikan tidak hanya berkaitan
dengan penampilan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesempatan kerja,
kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Di balik setiap profesi permanent makeup, ada keterampilan,
kreativitas, ketelitian, dan keberanian untuk membangun usaha,” katanya.(pk)