650 Rider Lintas Pulau Ramaikan Arjuna CAKAR 2026, Bukit Biru Jadi Destinasi Eksplorasi

img

Pelepasan ratusan Croser Arjuna Cakar 2026.

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Kabupaten Kutai Kartanegara(Kukar) menjadi titik temu 650 rider dari berbagai penjuru Indonesia dalam Event Arjuna Cinta Alam Kukar (CAKAR) 2026.

 

Dari Kalimantan hingga Sumatera, Jawa, Bali dan Sulawesi, para peserta datang untuk menikmati jalur petualangan sekaligus mengeksplorasi potensi wisata alam Kukar, dengan kawasan puncak Bukit Biru di Desa Sumbersari menjadi salah satu kawasan yang dijelajahi para peserta.

 

Event yang memasuki penyelenggaraan tahun ketiga tersebut resmi dibuka di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong pada Sabtu (29/8/2026).

 

Kegiatan turut dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, Sultan Aji Muhammad Arifin, Sekertaris Daerah (Sekda) Kukar, jajaran DPRD Kukar, Polres Kukar, serta komunitas otomotif dan peserta Arjuna CAKAR 2026.

 

Ketua Panitia Arjuna CAKAR 2026, Hermansyah mengatakan, ratusan rider yang mengikuti kegiatan tersebut terbagi dalam sejumlah kelas, yakni adventure dan rally.

 

Antusiasme peserta tidak hanya datang dari komunitas di Kukar dan Kalimantan. Kehadiran rider dari luar pulau membuat penyelenggaraan tahun ini memiliki jangkauan peserta yang lebih luas.

 

"Kalau untuk Pulau Kalimantan, masing-masing ada yang mengirimkan wakilnya. Peserta terjauh ada dari Sumatera, dari Bali ada, Pulau Jawa sudah pasti, dan dari Sulawesi juga ada," ungkapnya.

 

Arjuna CAKAR merupakan kegiatan tahunan yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ketiga. Namun, terdapat format baru yang diperkenalkan pada edisi kali ini.

 

Jika dua penyelenggaraan sebelumnya lebih berfokus pada adventure, tahun ini panitia menambahkan unsur balap.

 

Peserta tidak hanya diajak menikmati jalur petualangan, tetapi juga memiliki kesempatan mengikuti kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

 

"Khusus yang ketiga ini kita menyertakan event balap. Kalau sebelumnya kita fokusnya cuma di adventure, sekarang ada adventure dan balapnya," ujarnya.

 

Meski unsur kompetisi diperkuat, eksplorasi potensi wisata tetap menjadi bagian penting dari Arjuna CAKAR 2026.

 

Tahun ini panitia memilih kawasan puncak Bukit Biru di Desa Sumbersari sebagai salah satu lokasi yang diperkenalkan kepada peserta.

 

"Fokusnya kita tetap mengeksplor daerah atau objek yang bisa diangkat wisatanya. Ini khusus kita daerah Bukit Biru, Desa Sumbersari," kata dia.

 

Rute perjalanan dimulai dari Grand Elty Singgasana, dari titik tersebut, peserta bergerak menuju Kilometer 5 arah poros Kota Bangun-Samarinda, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kelurahan Jahab.

 

Setelah dari Kelurahan Jahab, peserta mengambil jalur berputar dengan total lintasan sekitar 55 kilometer, perjalanan seluruh kelas kemudian berakhir di puncak Bukit Biru.

 

Kawasan tersebut juga menjadi lokasi sesi balap yang dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 15.00 Wita.

 

Peserta yang berhasil melewati jalur pada sesi pagi akan kembali dipertandingkan dalam format power to power.

 

Format tersebut menawarkan karakter berbeda dari drag race pada umumnya. Para rider harus memacu kendaraan menuju tanjakan, sehingga kemampuan rider dan performa kendaraan diuji dalam lintasan menanjak.

 

Menurutnya, konsep power to power sudah cukup dikenal di kalangan komunitas otomotif di Pulau Jawa.

 

"Tapi kalau di daerah Kalimantan, khususnya Kukar, baru ini kita laksanakan," lanjutnya

 

Bagi panitia, Arjuna CAKAR diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan komunitas. Ia ingin kegiatan tersebut berkembang dengan melibatkan lebih banyak klub otomotif di Tenggarong maupun wilayah Kukar lainnya.

 

Kolaborasi tersebut dinilai dapat membuka peluang untuk mengeksplorasi lebih banyak kawasan yang memiliki potensi wisata.

 

Ia berharap semakin banyak destinasi di Kukar yang dapat diperkenalkan melalui kegiatan serupa.

 

Terlebih, kata dia, peserta dari luar daerah dapat membawa pengalaman mereka selama berada di Kukar ke daerah asal masing-masing.

 

"Jadi semakin banyak tempat wisata yang bisa kita eksplor supaya teman-teman dari luar sana tahu bahwa di Kukar ini tidak cuma ada sungai. Kita punya tempat wisata yang bagus," pungkasnya.

 

Dari sisi pemerintah daerah, kehadiran ratusan rider dari berbagai wilayah Indonesia dinilai menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Kukar secara lebih luas.

 

Sekda Kukar, Sunggono mengatakan kegiatan trail tersebut memiliki nilai lebih karena mampu mempertemukan para penggemar otomotif dari berbagai daerah di Indonesia dalam satu kegiatan di Kukar.

 

"Ini event yang menurut saya luar biasa, karena diikuti hampir seluruh penggemar rider se-Indonesia," kata dia.

 

Ia menyebut peserta bahkan datang dari sejumlah daerah yang cukup jauh. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Arjuna CAKAR mampu menarik komunitas otomotif dari luar Kalimantan.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi alam Kukar.

 

Para peserta tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan otomotif, tetapi juga bersentuhan langsung dengan kawasan alam yang menjadi bagian dari rute perjalanan.

 

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari promosi Kukar di luar daerah, terutama untuk memperkenalkan potensi wisata alam yang dimiliki.

"Harapannya kegiatan ini benar-benar bisa memperkenalkan Kukar, khususnya kepada teman-teman di Indonesia, bahwa Kukar memiliki potensi dan alam yang layak untuk dikembangkan," tutupnya. (Kriz)