Sekda Sri Wahyuni Hadiri Malam Ta'aruf MTQN 2026 di Semarang

img

POSKOTAKALTIMNEWS, SEMARANG : Mewakili Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas'ud, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Dra Sri Wahyuni, M.PP yang juga Ketua Umum LPTQ Kaltim, menghadiri Malam Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026).

Malam Ta'aruf diawali dengan jamuan makan malam dan perkenalan kontingen sebagai penanda dimulainya rangkaian MTQN XXXI Tahun 2026 dalam suasana kekeluargaan dan penuh keakraban.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Agama RI Prof Dr Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang juga Ketua Panitia MTQN 2026, para gubernur dan pimpinan kafilah MTQN 2026, Kepala Kanwil Kementerian Agama serta Ketua Umum LPTQ se-Indonesia.

MTQN XXXI Tahun 2026 dipusatkan di Kota Semarang dan berlangsung selama sembilan hari, 11-20 September 2026. Tahun ini, MTQN mengangkat tema "Dari Semarang Cahaya Qur'ani Menerangi Nusantara".

Rangkaian pembukaan juga ditandai dengan penyerahan piala bergilir Presiden RI untuk juara umum MTQN XXVII Tahun 2024 dari Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi selaku tuan rumah MTQN XXXI Tahun 2026.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltim, Sekda Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada Pemprov Jawa Tengah yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQN XXXI Tahun 2026.

"Kami yakin Jawa Tengah mampu menyelenggarakan ajang keagamaan bergengsi tingkat nasional ini dengan sukses, hangat, dan membawa manfaat besar bagi syiar agama di Nusantara," kata Sri Wahyuni.

Menurutnya, Malam Ta'aruf memiliki makna penting sebagai sarana perkenalan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarkafilah, dewan hakim, dan panitia sebelum seluruh rangkaian perlombaan dimulai.

"Semangat silaturahmi ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan MTQ. Bukan hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kecintaan terhadap Alquran," ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi mengatakan, Jawa Tengah kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQN setelah 47 tahun. Sebelumnya, Jawa Tengah menjadi tuan rumah MTQN XI pada 1979.

"Saya mewakili 38,5 juta penduduk Jawa Tengah mengucapkan selamat datang dan selamat bermusabaqah dalam menguatkan ukhuwah Islamiyah sebagai napas nilai-nilai Alquran," ujar Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Dr H Muchlis Muhammad Hanafi melaporkan, MTQN XXXI Tahun 2026 diikuti kafilah dari 37 provinsi se-Indonesia dengan total 2.242 peserta.

Para peserta akan mengikuti musabaqah pada delapan cabang dan 24 golongan, mulai dari kelompok anak-anak hingga dewasa. Cabang yang diperlombakan antara lain tilawah, tafsir Alquran dalam tiga bahasa, serta hafalan mulai satu juz hingga 30 juz.

"Untuk pertama kalinya, tahun ini juga akan dilaksanakan ekshibisi cabang tilawah dan kitabah bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara," jelas Muchlis.

Kehadiran Kaltim dalam MTQN XXXI 2026 menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi prestasi sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qurani di Benua Etam.

Tampak hadir mendampingi Sekda Sri Wahyuni, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim H Abdul Khaliq dan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Dasmiah.(mar)