Qariah Kaltim Nadita Aisyah Fitri Tuai Apresiasi Penonton di Final MTQN Semarang
POSKOTAKALTIMNEWS, SEMARANG : Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengaku bersyukur sekaligus bangga atas penampilan salah satu finalis Kafilah Kaltim, Nadita Aisyah Fitri, yang berhasil menyelesaikan tugasnya pada babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026.
Nadita Aisyah Fitri tampil
pada urutan ke lima pada kategori Tilawah Al-Qur’an golongan dewasa, bersama
lima finalis dari daerah lainnya,
yang baru dilaksanakan pukul 22.00 WIB, yang berlangsung di Lapangan Pancasila, Semarang, Jawa Tengah, Jumat malam (18/9/2026).
“Alhamdulillah, ananda Nadita Aisyah Fitri telah menyelesaikan tugasnya sebagai finalis kategori Tilawah Al-Qur’an golongan dewasa,” terang Sri Wahyuni usai menyaksikan langsung penampilan Nadita.
Menurut Sri Wahyuni, penampilan Nadita mendapat sambutan hangat dari penonton yang memadati venue MTQN XXXI. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan qariah asal Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, itu mampu mengundang decak kagum para penonton.
“Saat ananda Nadita Aisyah Fitri tampil tadi, hampir semua penonton yang memadati venue MTQ Nasional berdecak kagum atas lantunan ayat suci yang disampaikan Nadita,” ujarnya.
Sri Wahyuni yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Nadita beserta seluruh qari dan qariah Kafilah Kaltim, para pelatih, pendamping serta pengurus LPTQ Kaltim.
“Terima kasih kami sampaikan kepada ananda Nadita Aisyah Fitri, bersama qari dan qariah Kafilah Kaltim, para pelatih, para pendamping serta pengurus LPTQ Kaltim, serta dukungan doa dari keluarga dan masyarakat Kaltim untuk Kafilah MTQ Kaltim,” tandasnya.
Sri Wahyuni juga mengapresiasi Nadita yang dinilainya telah mampu menjaga adab dan mengamalkan ilmu yang dimiliki, sehingga dapat tampil maksimal pada ajang MTQN XXXI.
“Kami juga terharu, karena bukan hanya dari Kaltim yang memberikan dukungan, tetapi juga hampir semua penonton yang mendengar lantunan ayat suci dari ananda Nadita turut terharu dan memberikan dukungan penuh. Insya Allah, mudah-mudahan kafilah Kaltim mendapatkan yang terbaik,” tuturnya.
Sebelumnya, pada Jumat
siang, Sri Wahyuni juga menyaksikan langsung perjuangan peserta Kafilah Benua
Etam yang tampil pada babak final MTQN XXXI Tahun 2026.
Bagi Nadita, kesempatan tampil di babak final menjadi pengalaman sekaligus amanah yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Qariah asal Sangkulirang, Kutai Timur, itu mengaku bersyukur dapat menyelesaikan penampilannya dengan baik. Dan menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari doa dan dukungan orang tua, keluarga, masyarakat Kaltim, serta bimbingan para pelatih dan pembimbing.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa melaksanakan tugas dengan baik. Semua ini berkat doa dan dukungan dari orang tua, keluarga dan masyarakat Kaltim, serta terkhusus dari pelatih dan pembimbing, Ketua dan pengurus LPTQ Kaltim,” ungkap Nadita.
Dalam kesempatan tersebut,
Sekda Sri Wahyuni didampingi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi
Kaltim KH Muhammad Rasyid dan Ketua II LPTQ Kaltim Hj Dasmiah serta pengurus
LPTQ Kaltim lainnya.(mar)