Perumda Batiwakkal Sampaikan Tekan Air Menurun Karena Ada Perbaikan Infrastruktur Kelistrikan di area Intake

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Bagi warga Berau yang mengandalkan air bersih dari Perumda Air Minum Batiwakkal, pagi ini menjadi waktu yang tepat untuk memastikan bak penampungan di rumah sudah terisi.

 

Pelanggan yang berada di wilayah pelayanan IPA Raja Alam 1 dan 2 diminta menampung air secukupnya pada Selasa (29/9/2026).

 

Imbauan tersebut disampaikan karena tekanan air pada jaringan distribusi berpotensi menurun selama pekerjaan infrastruktur kelistrikan berlangsung di area intake.

 

Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama empat jam, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WITA. Meski demikian, Perumda Air Minum Batiwakkal memastikan pekerjaan tersebut tidak serta-merta menghentikan produksi air bersih.

 

Manajer Hubungan Masyarakat Perumda Air Minum Batiwakkal, Rudy Hartono, mengatakan pekerjaan kelistrikan mencakup rekonstruksi Tegangan Menengah 10 serta rekonduktor atau pemindahan jalur tiang listrik.

 

Untuk menjamin keselamatan petugas selama pekerjaan berlangsung, pasokan listrik PLN ke area intake  harus dipadamkan sementara.

 

“Proses pemeliharaan ini memerlukan pemadaman listrik sementara di area intake demi keselamatan pengerjaan. Pemadaman dijadwalkan berlangsung selama empat jam, mulai pukul 10.00 WITA hingga 14.00 WITA,” ujar Rudy.

 

Namun tambah Rudi, pemadaman listrik tersebut tidak berarti pelanggan akan kehilangan pasokan air sepenuhnya. Perumda Batiwakkal telah menyiapkan genset untuk menopang operasional produksi selama listrik utama dipadamkan.

 

“Operasional tetap berjalan. Selama aliran listrik padam, seluruh proses produksi air akan langsung kita backup menggunakan genset,” tegas Rudy.

 

Selain mengandalkan genset, Perumda Batiwakkal juga telah melakukan langkah antisipasi dengan mengoptimalkan persediaan air di reservoir sebelum pekerjaan dimulai. Stok tersebut disiapkan untuk membantu menjaga ketersediaan air selama pekerjaan kelistrikan berlangsung.

 

“Sebelum pengerjaan dimulai, persediaan air sudah kami optimalkan terlebih dahulu. Stok ini dipersiapkan untuk menopang kebutuhan masyarakat selama empat jam masa pengerjaan berlangsung,” jelasnya.

 

Meski produksi tetap berjalan, warga tetap diminta melakukan antisipasi.

 

Pasalnya, penggunaan genset sebagai sumber listrik cadangan memiliki kapasitas dan karakteristik operasional yang berbeda dengan pasokan listrik utama. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi tekanan air yang diterima pelanggan. Akibatnya, air dari keran pelanggan kemungkinan tidak mengalir sederas kondisi normal.

 

Penurunan tekanan tersebut berpotensi dirasakan di wilayah yang mendapatkan pasokan dari IPA Raja Alam 1 dan 2.Karena itu, Perumda Batiwakkal meminta masyarakat tidak menunggu hingga tekanan air menurun untuk mulai mengisi wadah penampungan.

 

Air secukupnya dapat disiapkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama proses pekerjaan berlangsung, terutama untuk kebutuhan yang sifatnya penting dan tidak dapat ditunda. Rudy mengimbau pelanggan agar tidak melakukan penampungan secara berlebihan. Masyarakat diminta menyesuaikan persediaan dengan kebutuhan rumah tangga masing-masing dan tetap menggunakan air secara bijak.

 

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk menggunakan air secara bijak dan hemat, serta menampung air secukupnya sebagai persediaan,” katanya.

 

Perumda Air Minum Batiwakkal juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama pekerjaan berlangsung.

 

Dengan pekerjaan dijadwalkan berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WITA, pelanggan di wilayah pelayanan IPA Raja Alam 1 dan 2 diharapkan dapat mengantisipasi kebutuhan air sejak pagi. Intinya, sebelum pukul 10.00 WITA, pastikan kebutuhan air rumah tangga sudah dipersiapkan. Jangan menunggu tekanan air turun baru mulai menampung. (sep/FN)