Enam Bulan Bertugas Di Berau, Dandim Ungkap Kunci Menjaga Wilayah Tetap Kondusif: Sinergi TNI-Polri hingga Pemerintah Jadi Penentu

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Di tengah berbagai potensi persoalan yang dapat mengganggu stabilitas wilayah, Kabupaten Berau dinilai masih mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Setidaknya, hal itu menjadi catatan Dandim 0902/Berau Letkol Inf Muhammad Faisal Idris setelah kurang lebih enam bulan menjalankan tugas di Kabupaten Berau.

 

Menurut Faisal, kondisi tersebut tidak terlepas dari kuatnya koordinasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi dan pihak terkait lainnya.

 

“Selama saya di sini kurang lebih berjalan enam bulan, saya melihat kondisi situasi yang ada di wilayah Berau itu sangat kondusif,” ujar Faisal seusai Upacara HUT ke-81 TNI yang digelar di halaman Makodim 0902/Berau, Jalan Pulau Semama, Kecamatan Tanjung Redeb, Senin (5/10/2026).

 

Bagi Faisal, mempertahankan kondisi tersebut bukan sekadar persoalan menjaga keamanan, tetapi juga memastikan setiap persoalan yang muncul dapat ditangani secara bersama sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Karena itu, Kodim 0902/Berau memastikan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta seluruh instansi terkait akan terus diperkuat.

 

“Karena kita pasti akan selalu menjaga, selalu bersinergi dengan TNI, Polri, dan seluruh instansi yang ada di sini,” katanya.

 

Faisal menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor dibutuhkan dalam menjaga kondisi wilayah.

 

Dalam menghadapi persoalan tersebut, TNI tidak bekerja sendiri. Penanganan dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, kepolisian, hingga perusahaan yang memiliki wilayah operasional di Kabupaten Berau.

 

Menurutnya, pola kerja bersama seperti itu menjadi penting karena berbagai persoalan di daerah memiliki karakter yang berbeda dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

 

“Intinya kita akan selalu membantu pemerintah daerah terkait masalah kondusivitas yang ada di wilayah. Contohnya salah satu yang konkret yang sudah kita laksanakan terkait masalah penanganan karhutla,” jelasnya.

 

Ia menegaskan, Kodim 0902/Berau akan terus mengambil bagian dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas wilayah. Koordinasi lintas instansi pun akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Sementara itu, momentum HUT ke-81 TNI menjadi bagian dari refleksi terhadap peran TNI dalam menjaga keutuhan dan keamanan wilayah sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

 

Faisal mengatakan, tidak ada inovasi khusus yang menjadi fokus utama dalam momentum peringatan tersebut. Namun, semangat yang dibawa tetap menekankan pentingnya hubungan erat antara TNI dan masyarakat.

 

Menurutnya, kekuatan TNI tidak dapat dilepaskan dari dukungan dan kebersamaan dengan rakyat.

“Intinya motonya TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya. (sep/FN)