Jelang MTQH XLVI Kaltim, Kukar Matangkan Pelayanan dan Fasilitas Kafilah
Oleh Admin2 menit baca310 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memantapkan berbagai persiapan, terutama terkait pelayanan dan fasilitas bagi seluruh kafilah yang akan datang dari kabupaten/kota se-Kaltim.
Mulai dari kesiapan tempat menginap, penataan arena utama hingga pengaturan media publikasi menjadi sejumlah hal yang dibahas untuk memastikan penyelenggaraan berjalan tertib dan lancar.
Persiapan tersebut dimatangkan melalui Rapat Pemantapan Ekspos MTQH XLVI Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Senin (2/11/2026).
Sekda Kukar, Sunggono mengatakan, rapat tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan materi sebelum dipaparkan kepada panitia tingkat provinsi dan perwakilan kabupaten/kota.
"Alhamdulillah, bahan yang akan kita sampaikan besok sudah melalui pembahasan bersama seluruh bidang. Masing-masing panitia juga sudah menyampaikan perkembangan tugasnya. Mudah-mudahan apa yang kita paparkan nanti dapat menggambarkan kesiapan Kukar secara menyeluruh," ujarnya.
Dalam persiapan tersebut, ketersediaan akomodasi menjadi salah satu perhatian utama.
Ia bersama jajaran pengurus inti bahkan telah meninjau langsung sejumlah hotel dan penginapan yang disiapkan untuk menampung para kafilah.
Pengecekan mencakup akomodasi bagi peserta dari Balikpapan, Samarinda, Berau, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat hingga Mahakam Ulu.
Selain hotel, Pemkab Kukar juga menyiapkan alternatif tempat menginap melalui homestay dan rumah warga.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kafilah mendapatkan fasilitas penginapan yang memadai selama mengikuti rangkaian MTQH.
"Untuk tempat menginap, kita sudah cek langsung. Tidak semuanya menggunakan hotel, ada juga yang memanfaatkan homestay dan rumah penduduk. Seperti Kutai Timur, beberapa rumah warga disiapkan sebagai tempat menginap dan kondisinya cukup representatif," jelasnya.
Tidak hanya akomodasi, penataan arena utama juga menjadi bagian dari pembahasan.
Panitia akan mengatur pemasangan spanduk dan baliho agar kawasan kegiatan tetap terlihat rapi serta tidak dipenuhi media publikasi yang penempatannya saling bertumpuk.
Menurutnya, pengaturan tersebut mencakup jumlah, ukuran hingga lokasi pemasangan. Ketentuan ini juga berlaku bagi organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan maupun pihak lain yang ingin memasang ucapan selama pelaksanaan MTQH.
"Kita ingin arena utama terlihat tertata. Jangan sampai pemasangan spanduk dan baliho justru membuat kawasan terlihat tidak rapi. Karena itu, jumlah dan ukurannya perlu diatur, termasuk penempatan masing-masing agar tidak saling bertumpuk," tegasnya.
Selain itu, panitia turut membahas sejumlah penyesuaian teknis seiring adanya perubahan konsep, termasuk penyesuaian lokasi dan pengaturan penjagaan.
Berbagai hal tersebut terus diselaraskan agar tidak menimbulkan kendala saat kegiatan berlangsung.
Secara keseluruhan, ia menyebut persiapan MTQH XLVI tingkat Provinsi Kaltim di Kukar telah mencapai lebih dari 80 persen.
Panitia kini berfokus menuntaskan sejumlah kebutuhan yang masih dalam tahap pemantapan sebelum memasuki pelaksanaan.
"Kalau dikatakan sudah 100 persen, tentu belum. Tetapi progresnya sudah di atas 80 persen. Masih ada beberapa hal yang kita matangkan agar nantinya seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sebagaimana yang direncanakan," pungkasnya. (Adv/Kriz)




