Pemkab Berau Siapkan Solusi untuk Pedagang Pasar SAD
Oleh Admin2 menit baca246 dibaca

BERAU, POSKOTAKALTIMNEWS : Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD), Rabu (4/11/2026) malam lalu, tidak hanya menyisakan puing bangunan, tetapi juga memukul aktivitas ekonomi puluhan pedagang. Sebanyak 29 kios dan empat rumah terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dalam upaya pemulihan pascakebakaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah menyiapkan sejumlah langkah agar para pedagang tidak terlalu lama kehilangan sumber penghidupan. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali food court di lantai dua pasar sebagai tempat berjualan sementara bagi pedagang makanan siap saji.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turun langsung meninjau lokasi kebakaran bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dalam kesempatan itu, Ia juga menemui para pedagang terdampak dan menyerahkan bantuan santunan.
“Kepada para pedagang, kami sampaikan rasa prihatin atas kejadian ini. Mohon bersabar dahulu, nanti kita sama-sama carikan solusinya,” ujar Sri Juniarsih.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.10 WITA tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WITA. Api dengan cepat membakar sejumlah bangunan semi permanen maupun permanen. Sedangkan penyebab kebakaran sementara diduga akibat korsleting listrik pada salah satu kios, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat ini perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada upaya penanganan warga yang terdampak kebakaran, tapi juga momentum untuk melakukan penataan kembali Pasar SAD yang memang sudah seharusnya dilakukan pembenahan ulang.
Sri Juniarsih menjelaskan, kawasan yang terbakar merupakan aset pemerintah daerah. Karena itu, penanganan pascakebakaran akan diarahkan tidak hanya pada pembersihan puing, tetapi juga pemulihan aktivitas perdagangan dan pembenahan tata kawasan pasar.
DLHK telah diinstruksikan untuk membersihkan sisa material kebakaran setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai. Sementara Diskoperindag diminta menyiapkan pemanfaatan food court di lantai dua agar pedagang makanan yang kehilangan lapak dapat kembali menjalankan usahanya.
“Saya sudah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk mencari solusi agar para pedagang ini bisa kembali beraktivitas. Salah satunya dengan memanfaatkan food court di lantai dua. Mari bersama-sama kita hidupkan kembali kawasan tersebut agar bisa digunakan dan memberikan manfaat bagi para pedagang,” katanya.
Bupati juga menyoroti persoalan tata kelola pasar dimana menurutnya, aktivitas perdagangan yang semestinya terpusat di dalam pasar justru sebagian telah bergeser ke luar kawasan. Bagaimana upaya penertiban terhadap aktivitas pasar subuh yang berlangsung melebihi waktu operasional serta pengembalian fungsi area parkir menjadi bagian dari rencana pembenahan yang akan dilakukan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan melibatkan para pedagang dalam proses penataan agar kebijakan yang diambil tetap mempertimbangkan kebutuhan pelaku usaha. Persoalan lain yang tak kalah penting adalah fasilitas keselamatan kebakaran. Keberadaan hidran di kawasan Pasar SAD dilaporkan sudah lama tidak berfungsi, sementara jangkauannya juga belum mencakup seluruh area pasar.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius dalam evaluasi pascakebakaran. Pemkab Berau berencana melakukan pembenahan fasilitas pendukung keselamatan guna meningkatkan kesiapsiagaan dan mengantisipasi risiko kebakaran serupa.
Kini, selain menunggu pemulihan tempat usaha, para pedagang juga berharap penataan yang direncanakan pemerintah benar-benar memberikan kepastian agar mereka dapat kembali berjualan dan menghidupkan aktivitas ekonomi di Pasar SAD. (sep/FN)



