Antisipasi Lonjokan Pasien Covid-19, Daerah Sudah Mempersiapkan Tempat Karantina
(Hadi Mulyadi)
SAMARINDA-
Dalam upaya mengantisipasi lonjakan pasien kasus Coronavirus
Disease (Covid-19) khususnya yang masuk dalam Pasien Dalam
Pengawasan (PDP), masing-masing daerah kabupaten kota telah
mempersiapkan tempat isolasi atau karantina .
Penengasan
itu disampaikan langsung Wakil Gubernur Kaltim H Hadi
Mulyadi bersama saat melakukan Video Conference (Vicon)
dengan Ketua dan Anggota DPRD Kaltim, di Ruang Hard Of
Borneo, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (6/4/2020).
Wagub Hadi
Mulyadi mengatakan dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, kabupaten kota
telah mempersiapkan tempat isolasi ataupun Karantina bagi pasien
yang terpapar Covid-19, seperti Kota Samarinda telah mempersiapkan 370
tempat tidur yang terdiri dari Gedung Bapelkes 80 tempat
tidur, Gedung Bapeltan 90 tempat tidur dan Kantor BPSDM Kaltim dengan
kaspasitas 200 tempat tidur.
Kemudian
Kota Balikpapan mempersiapkan Sylva lestari
Quest House, Astra Hotel 30 tempat , dan Asrama Haji Batakan
kurang lebih 450 tempat tidur. Kota Bontang juga sudah
mempersiapkan Stadion Taman Prestasi dan Rusunawa Guntung
dengan kapasitas 90 kamar.
“
Kabupaten Kutai Kartanegara juga sudah melakukan pendataan dan
mempersiapkan beberapa tempat karantina, seperti Wisma Atlet dengan
kapasitas 125 tempat tidur, Hotel Grand Elty Singgasana 108 tempat tidur,
Hotel Lessong Batu 33 tempat tidur dan Hotel Grand Yuda
125 tempat tidur ,” kata Hadi Mulyadi.
Kumudian,
lanjut Hadi Mulyadi, Kabupaten PPU mempersiapkan Wisma PKK, Berau akan
menggunakan Eks Hotel Santika. Kutai Barat akan menggunakan Rumas Sakit D
Pratama, Kabupaten Kutai Timur Gedung Diklat dengan kapasitas 80 tempat
tidur serta Kabupaten Mahakam Ulu mempersiapkan Mess Karyawan
sebanyak 6 unit rumah, sementara kabupaten paser laporannya belum masuk.
“ Dari 10
Kabupaten/kota, Alhamdulillah semua sudah mempersiapkan tempat karantina
, namun demikian kita tidak berharap tempat-tempat
karantina tersebut terpakai, dalam pengertian musibah kasus
Covisd-19 di Kaltim masih bisa kita atasi, oleh karena
itu diharapkan kepada seluruh masyarakat Kaltim bisa mematuhi peraturan
pemerintah, dengan meningkatkan pysical distansing, menjaga pola hidup
sehat dan selalu mencuci tangan sebagai uapaya memutus rantai
penularan Covid-19 di Benua Etam,” pesan Hadi Mulyadi.
Rapat
penanganangan Covid-19 melalui Vidoe Conferernce, di pimpin Ketua
DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi wakil dan serta anggota DPRD
Kaltim, Gubernur Kaltim H Isran Noor, Plt Sekprov Kaltim Muhammad Sa’bani, para
asisten dan Kepala Dinas dan biro dilingkungan Pemprov Kaltim, kepala
Dinas Kesehatan Kaltim Andi Muhammad Ishak, serta direktur rumah
sakit kabupaten kota. (mar)