Penyaluran Bantuan Sembako, Alif Turiadi Ingatkan Pemerintah untuk Perhatikan Buruh
(Alif Turiadi turut secara simbolis menyalurkan bantuan sembako utk warga)
TENGGARONG,
Penyaluran bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19 Kutai Kartanegara
hingga saat ini terus berjalan. Pemerintah secara bertahap, melakukan
pendistribusian paket sembako, seperti hal nya yang dilakukan Pemerintah Kukar
Minggu 2 Mei 2020 di Kecamatan Tenggarong Seberang, dimana ada sekitar 2.585 KK
penerima bantuan sembako.
Wakil Ketua
DPRD Kutai Kartanegara Alif Turiadi, menilai bantuan sembako kepada warga
terdampak Covid-19 sangat membantu kehidupan masyarakat, ditengah Pandemi
Covid-19.
“Bantuan
sembako ini sangat membantu sekali untuk masyarakat, masyarakat sangat antusias
dan bergembira sekali atas adanya bantuan itu,”kata Alif Turiadi politikus
Partai Gerindra Kukar ini.
Namun
demikian, lanjut Alif Turiadi, perlu perluasan bantuan terdampak Covid-19, agar
bisa lebih merata, sebab kalau berbicara terdampak sebenarnya semua terdampak,
maka dari itu bukan saja sektor informal, tetapi juga sektor tani dan buruh yang
putus kontrak wajib juga di perhatikan pemerintah Kukar.
“Kita sangat
mengapresiasi atas bantuan pemerintah, namun kita kasih masukan ke pemerintah
supaya pendataan lebih akurat, merata dan tepat sasaran. Sektor buruh yang
putus kontrak kerja pun semestinya juga diperhatikan pemerintah,” tegasnya.
Seperti
diketahui pada Minggu 2 Mei 2020 kemarin, proses penyaluran bantuan sembako
dilakukan Bupati Edi Damansyah di Kecamatan Tenggarong Seberang. Sebanyak 2.585
paket sembako didistribusikan, sejumlah wakil rakyat asal dapil 3 (Tenggarong
Seberang, Sebulu dan Muara Kaman) juga turut hadir dalam proses penyaluran
bantuan sembako tersebut.
Bupati Edi
Damansyah sendiri menyadari, bahwa ada beberapa warga seharusnya dapat sembako
namun belum masuk data yang dikumpulkan RT, Kades/Lurah, sehingga warga atau
Kepala Keluarga (KK) yang seharusnya berhak nanti akan masuk data susulan yang kemudian
akan diberikan paket sembako.awi/adv