Dampak Corona, Sektor Perikanan Ikut Anjlok

img

Dadang S, Kadis Perikanan Kukar

 

TENGGARONG- Dipastikan pandemi Covid-19 membuat drop sektor perikanan di Kutai Kartanegara (Kukar) beberapa komoditas mengalami anjlok harga hingga titik rendah. Beberapa pelaku sektor perikanan berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu.

"Kalau untuk memenuhi kebutuhan lokal masih aman, yang jatuh komoditas eksport perairan laut seperti udang dan kepiting yang anjlok harganya," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan(DKP) Kukar, Dadang S, kepada media ini kemarin.

Dadang memastikan, seperti ikan laut untuk memenuhi kebutuhan lokal, harganya masih aman, tapi untuk udang dan kepiting ekspor tidak aman lagi, penampung udang dan kepiting sudah tidak mau lagi menerima pasokan,  karena negara pemasok udang dan kepiting tidak lagi mau menerima, karena menerapkan lock down.

"Negara penerima komoditas udang Kukar seperti Jepang, Taiwan, Canada, Inggris dan Vietnam, semuanya menerapkan kebijakan lock down, dalam penanganan corona di negaranya," ucapnya.

Anjloknya komoditas udang dan kepiting ekspor diakui pelaku bisnis eksport asal Samboja, Rendi Solihin yang mengakui, eksport udang mengalami gangguan dan turun drastis harganya. Pada saat normal sebelum corona, harga udang eksport bisa tembus Rp200 Ribu per Kg dengan kualitas super, sedang saat ini dipasaran dengan kisaran puluhan ribu saja per Kg nya.

"Nelayan mengakui ada penurunan harga udang empat kali, karena pemasok tidak ada yang mau terima, akhirnya dijual ke pasaran, dengan harga yang rendah. Biasa yang menerima udang Kukar ada restoran-restoran yang ada di kota besar indonesia dan luar negeri," ucap Rendi, yang juga jabat anggota DPRD Kukar.(and/adv)