Komisi III DPRD Bontang, Minta OPD Terkait Pasang Lampu PJU Minimalkan Kriminalitas

img

(Ketua Komisi III, Amir Tosina)

 

BONTANG, Ketua Komisi III, Amir Tosina,meminta kepada Pemkot Kota Bontang, (OPD) terkait untuk memasang lampu penerangan di titik area rawan karana maraknya aksi kriminal.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, sempat terjadi  percobaan pembegalan di Jalan Soekarno-Hatta (Eks Jalan Flores) beberapa hari lalu tepatnya, pada Sabtu (9/5). 

Tindakan percobaan pembegalan tersebut diduga karena minimnya lampu penerangan di jalan Arteri menuju kantor pemerintah Kota Bontang. 

"Kita prihatin,ditengah pandemi covid-19 ini marak aksi kriminalitas. Tentunya bukan tidak ada sebabnya karena saat seperti ini maraknya PHK sehingga memicu angka kriminalitas," ujar Amir saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Aksi kriminalitas percobaan begal yang dilakukan oknum tersebut, selain karena faktor ekonomi  juga adanya kesempatan dalam menjalankan aksinya karena didukung dengan minimnya lampu penerangan.

"Kita minta agar OPD terkait untuk memasang Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) agar meminimalisir tindakan kriminalitas,"ujar politisi Gerindra ini.

Ia mengemukakan, Pemkot melalui OPD terkait seyogianya melakukan percepatan   pemasangan tiang listrik dan penerangan jalan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

"Seperti diketahui besaran subsidi untuk penerangan jalan memang punya cost tersendiri. Artinya ada alokasi anggaran nya. 

Memang, lanjutnya  sudah ada program pemasangan tiang listrik. Namun, sampai saat ini tidak ada progres.

"Ya, tentunya ini keprihatinan kita bersama, bagaimana penerangan tersebut bisa dimanfaatkan kalau tidak ada aksi pemkot," ujarnya

Ia berharap agar OPD terkait dapat bekerjasama dengan  Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar memprioritaskan sehingga angka kriminalitas dapat ditepis.

“Jangan ada pembiaran. Apalagi fasilitas pendukung seperti tiang listrik  sudah terpasang.  tinggal keseriusan OPD terkait,” ujarnya.wan/adv.