Syarkowi Heran, Pembangunan SMAN 1 Tenggarong Masih Mandek
Photo : Suasana RDP
antara Pemkab Kukar dengan Anggota DPRD Dapil Kukar, Kamis(14/5/2020)
siang.(fhoto : And)
TENGGARONG- Anggota
DPRD Kaltim Syarkowi V Zahri dibuat heran, sampai saat ini, pembangunan SMAN 1
Tenggarong masih saja tidak dilanjutkan, padahal dirinya selaku anggota DPRD
Kaltim Dapil Kukar terus berjuang, agar pembangunan sekolah favorit di
Tenggarong tersebut selesai pembangunannya.
"Bisa dilihat,
pembangunan SMAN 1 Tenggarong terkatung-katung, padahal saya sudah perjuangkan
anggaranya sebesar Rp20 M di APBD Kaltim, namun sangat disayangkan tidak
terealisasi juga," kata Syarkowi, saat RDP bersama Pemkab Kukar, bersama
koleganya anggota DPRD Kaltim lainnya, seperti H Syamsun, Ali Hamdi, Martinus,
Agus H, serta Baharuddin Demu, Kamis(14/5/2020) di gedung Serba Guna Kantor
Bupati Kukar.
Syarkowi mencoba
mentelusuri penyebab mandeknya pembangunan SMAN 1 Tenggarong tersebut,
dan mendapatkan info mandek, ada persoalan kejelasan aset antara Pemprov
dan Pemkab. Syarkowi kembali menyatakan komitmennya ingin pembangunan sekolah
tersebut selesai, dengan menganggarkan kembali di APBD Kaltim 2020.
Syarkowi juga
menyinggung, banyak kegiatan yang dibiayai Bantuan Keuangan(Bankeu) Pemprov
Kaltim, dari tidak dicantumkan, sebagai kegiatan aspirasi anggota Perlemen yang
memperjuangkannya.
"Bankeu Provinsi
sangat penting bagi Kukar, saya ingat mantan Bupati Kukar Ibu Rita Widyasari,
meminta saya untuk perjuangkan pengadaan alkes RSUD AM Parikesit Tenggarong
Seberang, akhirnya kita perjuangkan sampai dianggarkan Rp60 M," ujarnya.
Sekda Kukar Sunggono
menjawab persoalan yang disampaikan Syarkowi, yang menjabarkan, persoalanya
belum ada audit dari Itwil Kaltim, terkait sisa kegiatan yang harus
diselesaikan, untuk melanjutkan pembangunan gedung SMAN1 Tenggarong.
"Semoga ada
titik temu dari persoalannya yang ada. Jika memang Itwil Kaltim mau mengaudit,
kita siapkan bahannya,"jelas Sunggono.
Maksud
kedatangan anggota DPRD Kaltim tersebut, yang tergabung dalam Pansus LKPJ
Gubernur Kaltim tahun 2019, ingin mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang biayanya
bersumber dari Bankeu Kaltim bisa berjalan maksimal dan sesuai dengan LKPJ
Gubernur yang disampaikan ke DPRD Kaltim. RDP dipimpin oleh H Syamsun dan
Martinus, dan diterima secara langsung oleh Sekda Sunggono dan Kepala Bappeda
Kukar Wiyono.(and)