Komisi IV DPRD Sarankan Disdik Laksanakan Kegiatan Prioritas
(Saparuddin Pabonglean)
TENGGARONG,
Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara
Saparuddin Pabonglean, menyatakan langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
(Disdikbud) untuk menghentikan semua kegiatan proyek di Disdikbud yang
bersumber pada APBD 2020, sebagai langkah yang sudah tepat, mengingat belum adanya
kejelasan terkait dengan rasionalisasi anggaran pada dinas pendidikan di Kukar.
“Saya
kira langkah itu sudah tepat, karena mengantisipasi kejelasan anggaran, Sebab
dikawatirkan ketika berjalan sedangkan anggaran tidak ada nanti akan
menimbulkan masalah baru,” kata Saparudin kepada Poskotakaltimnews di
Tenggarong, Rabu (20/5/2020).
Hanya
saja, kata Saparudin, beberapa kegiatan yang memang masuk skala prioritas
hendaknya menjadi pertimbangan bagi Dinas Pendidikan untuk tetap dilaksanakan,
supaya tetap berjalan dan tidak terkesan mandek. Seperti peningkatan kapasitas
dan SDM para guru di Kukar.
Sementara
itu Bupati Edi Damansyah menegaskan, bahwa pelaksanaan pembangunan di Kukar
yang dialokasikan di APBD Kukar tetap berjalan sesuai rencana.”Tidak ada
masalah, kita harapkan semua bisa berjalan sesuai harapan, kegiatan di setiap
OPD,” terang Edi Damansyah belum lama ini.
Sementara
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Ikhsanuddin Noor mengaku
mengambil keputusan untuk menghentikan sementara kegiatan proyek di Dinas
Pendidikan Kukar di APBD 2020, karena belum adanya kejelasan terkait nominal
rasionalisasi anggaran di Dinas Pendidikan Kukar, untuk penanganan Covid-19 di
Kukar.
“Kami
putuskan untuk menghentikan kegiatan di Disdik, kami sampai sekarang masih
menunggu hasil keputusan TAPD (Tim Anggaran Perangkat Daerah) Kukar, berapa
nilai yang akan dipangkas pada anggaran Disdik Kukar ini,” kata Ihksanudin
Noor.awi/adv