Disdik Kukar Petakan Bangunan Sekolah Rusak yang Perlu Perbaikan
(Ikhsanuddin Noor)
TENGGARONG, Pemerintah Kutai Kartanegara
melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartenagara melakukan
pemetaan terhadap banyaknya bangunan sekolah rusak yang perlu dilakukan perbaikan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kukar Ikhsanuddin Noor mengutarakan, pemetaan dilakukan untuk memudahkan percepatan
perbaikan sekolah sekolah rusak di Kukar, baik rusak ringan, sedang, maupun
parah, mulai dari wilayah pesisir, tengah dan hulu Kukar.
“Kita lakukan pemetaan, dimana saja bangunan sekolah, atau ruang kelas rusak yang perlu diperbaiki dan ini menjadi skala prioritas kami,”
kata Ikhsanuddin, kepada Poskotakaltimnews.com Senin (22/6/2020) siang di
Tenggarong.
Untuk mendorong program tersebut, menurut Ikhsanudin, anggaran pembangunan infrastruktur setiap tahunnya cukup besar, tahun ini (2020) mencapai angka Rp300 miliar lebih.
”Kita menginginkan bangunan sekolah, dan sarana prasana pendidikan di Kukar memadai dan bagus, mulai dari PAUD, SD hingga
SMP. ”tutur Iksanuddin.
Ikhsanudin juga mengatakan untuk mempercepat
proses pelaksaan program tersebut, pihaknya sudah mengirim surat ke Sekda Kukar
selaku Ketua Tim Anggaran pendapatan Daerah (TAPD),, perihal pelaksnaaan
kegiatan pada APBD Kukar di Dinas Pendidikan.
Sebab, selama pandemi Covid-19, Dinas
Pendidikan Kukar belum menjalankan proses lelang kegiatan, termasuk kegiatan
infrastruktur kependidikan, karena masih menunggu arahan TAPD Kukar.
“Disisi lain juga terbitnya Peraturan
Pemerintah 22 Tahun 2020 tentang aturan jasa kontruksi, juga menjadi suatu
keresahan bagi PPK di dinas, karena didalamnya ada tambahan literasi menyangkut
masalah denda PPK kalau timbul gugutan keberatan dari konsultan proyek, makanya
PPK di Disdik banyak yang resah soal itu,” ungkap Ikhsanuddin.
Kalau hal itu tak menjadi persoalan, dan jika
arahan TAPD Kukar sudah keluar untuk menjalankan agenda program kerja pada 2020
ini, maka kata Iksanudin, Disdik segera akan melakukannya, agar program yang
sudah tertuang dalam APBD Kukar segera direaliasikan.(awi/adv)