Dewan Dorong Pembayaran Hutang Pembangunan SMPN 1 Tenggarong Masuk Perubahan 2020
(Suasana pertemuan soal kelanjutan pembangunan SMPN 1 Tenggarong.foto:hms DPRD)
TENGGARONG, Pembangunan gedung SMPN 1
Tenggarong telah resmi diserahkan pihak kontraktor ke pemerintah melalui Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar pada April 2020 lalu. Meski resmi
telah diserahkan, namun masih menyisakan persoalan yakni terkait dengan
penyelesaian pembayaran hutang pekerjaan kepada kontraktor, pada 2019 senilai
Rp7 miliar dan 2020 hampir Rp1 miliar.
Atas persoalan tersebut, Wakil Ketua DPRD
Kukar Siswo Cahyono mendorong agar tunggakan pembayaran hutang tersebut masuk
dalam anggaran perubahan 2020. DPRD Kukar meminta kepada Disdikbud Kukar untuk
segera memasukkan list hutang.”Supaya bisa kami dorong BPKAD agar masuk dalam
perubahan,” tegas Siswo Cahyono, belum lama ini, saat memimpin RDP dengan
Disdikbud, Bappeda, Inspektorat dan manajemen SMPN 1 Tenggarong membahas
kelanjutan pembangunan SMPN 1 Tenggarong.
Meski sudah diserahterimakan, namun masa
pemeliharaan yang masih menjadi tanggungjawab kontraktor yakni PT Pelita Sakti
masih sampai Oktober 2020 mendatang. Dari waktu yang tersisa, DPRD maupun pihak
sekolah meminta untuk merampungkan sejumlah sisa pekerjaan yang belum tuntas,
seperti pengecatan, penyelesaian WC, dan lainnya, bahkan pihak pemerintah
(Disdik) harus melakukan pemantauan secara rutin minimal satu kali dalam satiap
bulan.
Pihak Kontraktor PT Pelita
Sakti yang hadir dalam pertemuan itu menyanggupi penyelesaian pekerjaan yang
belum rampung dimasa pemeliharaan sampai Oktober 2020 mendatang.” Kami akui
belum sempurna dalam melakukan pemeliharaan, kami siap untuk lakukan perbaikan,”
katanya.
Anggota Komisi IV DPRD Kukar
Abdul Wahab, mengaku bangga atas pembangunan gedung SMPN 1 Tenggarong yang
cukup megah, mudah mudahan kedepan di kecamatan lain di Kukar juga dibangunkan
gedung sekolah seperti SMPN 1 Tenggarong.
Sementara Ahmad Yani,
Anggota Komisi III menyatakan bersyukur, karena dirinya turut memperjuangkan
pembangunan SMPN 1 Tenggarong sejak periode sebelumnya, dan jika sudah selesai
diharapkan dijaga baik baik.”Kita berharap sekolah itu menjadi yang terbaik di
Provinsi Kaltim atau bahkan nasional,” tegasnya.(awi/adv)