Hj Norbaiti: PKK Mitra Pemerintah
SAMARINDA- Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti
Isran Noor menyerahkan Surat Keputusan Penjabat Sementara Ketua Tim Penggerak
PKK Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, Berau, Kutai Barat dan Mahakam Ulu,
Selasa (29/9/2020) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim.
"SK ini amanah dari masyarakat, amanah
Pemprov Kaltim dan dari Allah SWT.
Ikutilah di mana suami kita melaksanakan tugas. Kata Pak Isran itu,
kalau sudah diikuti istri, semangatnya seribu kali,” pesan Hj Norbaiti Isran
Noor saat memberi arahan usai penyerahan SK.
Kepada para Penjabat Sementara Ketua TP PKK
Kabupaten dan Kota yang SK-nya baru diserahkan, istri Gubernur Kaltim H Isran
Noor ini menjelaskan bahwa PKK adalah organisasi yang memiliki struktur dan
legalitas yang tertata dari pusat hingga daerah.
PKK adalah organisasi sosial yang bekerja
dengan tulus ikhlas tanpa gaji. Tugas utamanya melakukan pembinaan,
pembimbingan dan pemberdayaan menuju keluarga-keluarga yang maju dan sejahtera.
“Tidak ada grup-grupan di PKK. Kalau ada
Pokja, itu hanya pengelompokan kerja. PKK harus selalu solid dan kompak menjadi
mitra pemerintah,” pesan Norbaiti lagi.
Dia juga mengingatkan para Penjabat Sementara
Ketua PKK Kabupaten dan Kota yang merupakan istri-istri Penjabat Sementara
Bupati/Wali Kota yang dikukuhkan Gubernur Isran Noor Sabtu lalu, untuk segera
melakukan koordinasi dengan pengurus dan mitra PKK lainnya.
“Ibu-ibu jangan kaget, kalau pekerjaan PKK
itu ternyata sangat banyak,” ucap Norbaiti.
Pesan lain yang disampaikan Norbaiti agar
para Penjabat Sementara itu tetap melakukan kerja-kerja PKK di daerah
masing-masing dengan tetap mengikuti prosedur dan aturan yang benar.
“Tidak boleh menggunakan APBD itu
semena-mena. Asal saya suka, laksanakan kegiatan, keluarkan anggaran. Tidak
bisa demikian. Semua harus berdasarkan prosedur,” tandas Norbaiti.
Hubungan baik dan koordinasi juga perlu terus
dibangun dengan para pembina PKK, yang tidak lain adalah para suami mereka.
Penjabat Sementara Ketua TP PKK yang mendapat
tugas baru itu adalah Indri Indah Winarni Riza Indra di Kota Bontang, Nyoman
Kuriani Gede Yusa di Kabupaten Mahakam
Ulu, Suhelni Syirajuddin di Kabupaten
Kutai Barat, Ratna Nugrarini Ramadhan di Kabupaten Berau dan Rina Marlina untuk
Kabupaten Kutai Timur. (mar/poskotakaltimnews.com)