API jadi Motor Penggerak Menjaga Suasana Damai dan Harmonis
(Isran Noor, Gubernur Kaltim)
SAMARINDA-Gubernur Kaltim H
Isran Noor mangharapkan kepada Asosiasi
Pendeta Indonesia (API) Kalimantan Timur harus bisa menjadi motor penggerak
dalam menjaga suasa yang damai dan
harmonis, baik di Kaltim khususnya maupun Indonesia umumnya.
" Saya punya cita-cita
dan harapan besar kedepan bahwa API ke Kalimantan Timur harus menjadi motor
penggerak dari semua suasana yang harmonis di seluruh kawasan Republik Indonesia ini," kata Isran Noor saat
membuka Konferensi Daerah (Konferda) API
Kaltim ke-IV tahun 2020, yang digelar secara Virtual, Senin (12/10/2020).
Isran Noor menambahkan,
kondisi kondusifitas daerah sudah dilaksanakan
seluruh masyarakat Kaltim dan serta dukungan semua pihak, tidak
terkecuali partisipasi API Kaltim.
" Saya percaya dan saya
berharap agar terus bersama-sama pemerintah daerah dalam berjuang dan
memelihara kedamaian keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat dan kehidupan
sosial di Kalimantan Timur," tandasnya.
Sesuai pengamatannya, lanjut Isran, sampai saat sekarang ini bahwa API Kalimantan
Timur terus melaksanakan dan memelihara suasana kondusifitas tersebut.
" Situasi yang konfusif
kiranya bisa terus dipertahankan dengan selalu menjaga kerukunan antar umat
beragama dengan tetap menjalankan toleransi," pesannya.
Isran menambahkan, Kalimantan Timur adalah sebuah provinsi yang
terdiri dari berbagai macam asal usul anak suku bangsa dan agama dan bersiat
heterongen dan Kaltim sampai sekarang ini terus menjaga
keharmonisannya.
" Karena dukungan dari
API ini. Kalimantan Timur dapat saya katakan tidak pernah terjadi
konflik antara suku bangsa agama atau Sara. Inilah menjadi kebanggaan
masyarakat Kaltim dan kebanggaan kita semua termasuk peran API
yang ikut memelihara kondisi tersebut," ujarnya.
Isran mengatakan
kedepan Kaltim akan menjadi salah satu
hal yang sangat penting bagi bangsa dan negara yaitu ibukota negara Republik
Indonesia ini. Keberadaan sebuah ibukota
negara bukan untuk kepentingan
masyarakat Kaltim saja, tapi adalah untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan anak bangsa ini sepanjang
masa. "Bahkan keberadaan ibukota negara bukan hanya untuk
kepentingan sebuah daerah provinsi atau bangsa
tetapi juga adalah kepentingan dari seluruh umat manusia di
dunia. Dan ini adalah kita tetap
bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang tetap menjaga
suasana kondusifitas masyarakat Kaltim," kata Isran Noor.
Tampak hadir melalui virtual
Ketua DPP API Harsanto Adi, Ketua DPD API Kaltim Edy Gunawan Areq Lung, Sekretaris DPD API Kaltim Jeffrey
Manoppo, serta seluruh DPC API se Kaltim.(mar/poskotakaltimnews.com)