Pemprov Kaltim Raih WTP Lima Kali Berturut-Turut
(Penyerahan penghargaan Pemerintah RI kepada Pemerintah Daerah)
SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor
menghadiri Penyerahan Penghargaan Pemerintah RI kepada Pemerintah Daerah di
Provinsi Kaltim untuk Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan
Keuangan Tahun Anggaran 2019, di Hotel Mercure Samarinda, Rabu, 21 Oktober
2020.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi
Kaltim HM Sa'bani, para Bupati/Walikota se Kaltim, jajaran Forkopimda Kaltim,
para asisten, kepala biro dan pimpinan OPD dilingkup Pemprov Kaltim.
Tampak Kepala BPK-RI Perwakilan Kaltim Dadek
Nandemar, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Kaltim dan Kaltara, Kepala Kanwil
Ditjen Kekayaan Negara Kaltim dan Kaltara, Kepala Kanwil Ditjen Bea dan Cukai
Kalimantan Bagian Timur.
Kali ini, Provinsi Kaltim meraih plakat dan
piagam penghargaan dari Pemerintah RI, karena dinilai memperoleh opini WTP lima
kali berturut-turut.
"Kami bersyukur dan semoga tehun depan
terulang lagi," kata Gubernur Isran Noor disambut tawa bahagia seluruh
undangan atas penghargaan yang diterima.
Mantan Bupati Kutai Timur ini menegaskan
dirinya meminta BPK-RI bekerja secara profesional dan tidak perlu takut
memberikan penilaian terhadap kinerja tata kelola keuangan pemerintah daerah.
"Apa pun hasilnya, terserah. Mau WDP
kah, atau disclaimer kah namanya. Tidak apa-apa," tegasnya.
Sebab, lanjutnya, penilaian dan pemeriksaan
yang objektif BPK-RI tentu membuat semua pihak, terutama pemerintah daerah
bekerja dan mengelola keuangan negara secara baik dan benar.
Hal ini menurut mantan Ketua Apkasi ini,
sangat penting. Selain, bentuk pertanggungjawaban penggunaan uang negara juga
bentuk tranparansi, akuntabilitas, efetifitas dan efesian anggaran.
"Ini penting, selain penggunaan anggaran
yang bisa dipertanggungjawabkan, sekaligus menumbuhkan kepercayaan rakyat
kepada pemerintah," ungkapnya.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Ditjen
Perbendaharaan Kaltim Miden Sihombing mengemukakan opini yang diraih pemerintah
daerah merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak, khususnya kepala
daerah berserta seluruh jajarannya.
"Jadi Pak Gubernur, ini kerja keras kita
semua. Kami bersama Pak Dadek (Kepala BPKRI Perwakilan Kaltim) serta komitmen
para kepala daerah, akhirnya kami bisa menyampaikan hasilnya," ujar Miden.
Ditambahkannya, untuk meraih opini
pengelolaan keuangan yang akuntabel, pemerintah daerah meminta Ditjen
Perbendaharaan melakukan Bimtek di kabupaten dan kota di Kaltim.
Selain Kaltim, ada enam pemerintah daerah
yang meraih penghargaan yang sama. Yakni, Pemkot Samarinda, Pemkot Balikpapan,
Pemkot Bontang, Pemkab Paser, Pemkab Kutai Timur dan Pemkab Kutai Barat.
Juga penghargaan atas LKPD meraih Opini WTP,
yakni Pemkab Berau, Pemkab Kutai Kartanegara, Pemkab Penajam Paser Utara dan
Pemkab Mahakam Ulu.
Gubernur juga menyerahkan penghargaan atas
prestasi juara nasional kepada Retno Safitri (pegawai BPKAD Bontang) juara
kedua Lomba Cerdas Cermat Akuntansi dan Muhamad Zarkasih (mahasiswa Untag
Samarinda) finalis Lomba Cerdas Cermat Akuntansi kategori
mahasiswa.(mar/poskotakaltimnews.com)