Akibat Pandemi Covid-19 Banyak Jalan Arteri yang Tertunda

img

(Salah satu jalan arteri di seputaran Brigjen Katamso.)

BONTANG, Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Bina Antariansyah Bontang menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi pemicu utama tertundanya perbaikan kualitas ruas jalan arteri di Kota Bontang.

Sepanjang tahun 2020, hanya tiga ruas jalan yang bisa direalisasikan. Sementara, dari perencanaan ada beberapa jalan yang ingin diperbaiki ataupun disemenisasi.

"Yang belum terealisasi yah banyak," ujarnya, Selasa (29/12) pagi.

Dari keseluruhan yang sudah direncanakan. Hanya segelintir saja bisa terealisasi. demikian halnya usulan pengerjaan jalan dilanjutkan di tahun anggaran selanjutnya.

"Karena pandemi Covid-19, imbasnya jalan yang diusulkan untuk perbaikan masih banyak yang tertunda," ungkapnya.

Adapun jalan yang sudah direalisasikan dari usulan tersebut, yakni jalan nasional protokol Kota Bontang. Kemudian, jalan perumahan BSD, dan jalan Belanak di Tanjung Laut Indah.

Sementara, dari beberapa usulan peningkatan perbaikan jalan yang masih tertunda, yakni jalan KS Tubun, Jalan Asmawarman, jalan Damai, dan Jalan Reformasi. "Banyak sekali yah pokoknya," timpalnya.(wan/poskotakaltimnews.com)