Penyerahan Kader Ulama Kaltim
Serah
Terima Peserta Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan VI Tahun 2020
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
SAMARINDA -
Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda
Prov Kaltim HM Jauhar Efendi menghadiri Serah Terima Peserta Pendidikan Kader
Ulama (PKU) Angkatan VI Tahun 2020 dari
Unida Gontor ke Pemprov Kaltim, di Ruang Heart of Borneo, Lantai 2, Kantor
Gubernur Kaltim, Kamis, 29 April 2021.
Kegiatan secara virtual dihadiri Kepala Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Anwar Sanusi, Wakil Ketua MUI Kaltim KH
Muhammad Haiban, Kepala Biro Kesra Setda Prov Kaltim Andi Muhammad Ishak,
perwakilan Unmul Samarinda, IAIN Samarinda dan STAI Balikpapan, pimpinan NU
Kaltim dan pejabat Kanwil Kemenag Kaltim.
Jumlah peserta kaderisasi ulama sebanyak 19
orang mengikuti pendidikan 6 bulan di Universitas Darussalam (Unida) Gontor
Jawa Timur, terdiri Kutai Kartanegara 2 orang, Balikpapan 1 orang dan Samarinda
16 orang berasal dari Unmul Samarinda 3 mahasiswa, STAI Balikpapan 1 mahasiswa
dan IAIN Samarinda 15 mahasiswa.
Peserta kader ulama program Beasiswa Kaltim
Tuntas TA 2020 diserahkan oleh Rektor Universitas Darussalam Gontor Prof Dr
Hamid Fahmy Zarkasyi melalui Waketum MUI Kaltim KH Muhammad Haiban kepada
Pemerintah Provinsi Kaltim disaksikan Direktur PKU Unida Gontor Dr Khairul Umam
secara virtual.
Atas nama pemerintah dan masyarakat Kaltim,
Gubernur mengucapkan selamat kepada lulusan PKU dan apresiasi kepada Unida
Gontor yang telah memberikan kesempatan mengenyam pendidikan keilmuan agama
bagi putra putri Benua Etam.
"Memang enam bulan ini cukup singkat
untuk mengeksplor dan memahami berbagai isu kontemporer terkait
keagamaan," katanya.
Karenanya, lanjutnya, perlu dipikirkan
kedepan bagi peserta PKU angkatan I hingga IV diberikan kesempatan ke lapangan,
kemudian dievaluasi untuk dikirim kembali ke Unida dalam kurun waktu enam bulan
atau 1 tahun.
"Ini sama seperti Diklatpim
pemerintahan, agar kita tahu proyek perubahan apa yang telah dilakukan para
peserta PKU di daerah," jelasnya.
Pada dasarnya, ungkapnya, Pemprov Kaltim
sangat mendukung program pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia
Kaltim.
"Program ini,
kita tidak saja membangun dari sisi fisik dan ilmu pengetahuan, tapi mental
spiritual keagamaan," pungkasnya.(mar)