Kebutuhan Mendesak, Pembangunan Jembatan Anggana Harus Terealisasi Tahun Ini
(Suasana pertemuan diruang Banmus DPRD Kukar)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
TENGGARONG- Ketua
Komisi III DPRD Kukar Andi Faisal mengatakan, pembangunan Jembatan penghubung
antara desa Anggana ke Desa Kutai Lama di Kecamatan Anggana, diangap sebagai
pembangunan yang mendesak dan tahun ini harus segera direalisasikan.
“Kecamatan
Anggana menjadi penyumbang terbesar APBD Kukar, kita sudah memporsikan terkait pembangunan jembatan
tersebut, namun realisasinya sampai Mei 2021 belum ada tanda tanda pembangunan.”
Ujar Andi Faisal usai memimpin RDP dengan instansi terkait yang dihadiri para
kepala desa dari Kecamatan Anggana, Senin (24/5/2021) siang diruang Banmus DPRD
Kukar.
"Sungguh
ironis terhadap pembangunan di Kukar ini, kita akan mengawal proses ini sampai
selesai"tambahnya.
Ia
mengatakan dalam pertemuan itu sejumlah pihak dihadirkan bukan untuk mencari
kesalahan, namun berharap semuanya bisa berkomunikasi dengan baik dari level
Desa, Kecamatan, sampai jajaran pemangku kebijakan.
Jembatan
merupakan obyek vital, karena menghubungkan masyarakat Anggana ke beberapa
desa, desa Anggana sampai ke Kutai Lama, kemudian di ujung Anggana ada makam
yang dianggap keramat, bahkan para ulama menggunakan jalan tersebut.
"Kami
berharap, OPD terkait bisa melakukan percepatan, dan perencanaan sudah selesai
di 2 atau 3 Minggu ini, meskipun kontrak belum selesai namun fisik cepat
dilaksanakan, target kita di awal Juli itu ada tiang pancang sudah
berdiri" ucapnya
Jangan
sampai isu isu lama muncul kembali, baik itu pemisahan dari Kukar maupun
masyarakat Anggana berdemo.
Sementara
itu Norjali Kepala Desa Sungai Meriam Kecamatan Anggana menegaskan bahwa
jembatan penghubung antara Desa Anggana dan Kutai Lama, yang biasa digunakan
untuk kegiatan Erau, wisata, maupun ke Makam.”Kita bearharap segera cepat
teralisasi tahun ini pembangunannya,” tegasnya.(*riz/adv)