PDAM dan Pemkot Balikpapan Bangun IPAM Teritip ,Tahun 2018 Beroperasi

img

BALIKPAPAN, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, SE mengatakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Waduk Teritip akan dibangun Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) dan tahun depan waduk Teritip ini sudah akan dioperasikan sedangkan ujicoba pengisisn air baku sudah dilaksanakan, tinggal pengoperasian saja.

Menurut Rizal, pembangunan badan waduk Teritip sudah tuntas tinggal pembangunan IPAM yakni pengolahan air bersih dan bangunan ini berada disekitar waduk Teritip, hanya sekitar 200 meter.

"Sebelumnya terkendala lahan warga, namun belakangan semua sudah tuntas termasuk pembebasan lahan milik warga sehingga kita tinggal pengoperasian waduk Teritip itu saja," katanya.

Sebelumnya, Camat Balikpapan Timur Said Iqbal Yahya mengingatkan para ketua RT dan tokoh masyarakat untuk membantu pemerintah kota dalam percepatan pembangunan Waduk Teritip dan pembangunan untuk Instalasi Pengelolaan Air Minur (IPAM). 

Hal ini disampaikan langsung saat musyawarah rencana pembangunan  (musrenbang) di Kelurahan Teritip, baru-baru ini,   untuk pembangunan IPAM nya kata Camat Balikpapan Timur memang masih ada warga yang enggan melepas hak atas tanah yang dia miliki kecuali harga ganti rugi lahan tidak menggunakan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) dan akhirnya pemkot Balikpapan mengambil jalan keluar untuk pembebasan lahan dan kini sudah tidak ada masalah.

“Lokasi pembangunan IPAM memang tidak terlalu jauh dari Waduk Teritip dan juga masih satu arah hanya sekitar 200 meter saja namun pembangunannya terkendala waktu penyelesaian, karena terkait pembebasan lahan, itu saja,” jelas Camat Balikpapan Timur.

Dibagian lain, Dirut PDAM Haidir Effendi, mengakui meski pembangunan waduk Teritip sudah selesai tapi baru bisa dimanfaatkan tahun 2018, itu pun tak bisa maksimal langsung 250 liter per detik kita akan lakukan secara bertahap dulu.

"Rencananya pada 19 Januari 2017 Waduk tersebut mulai digenangi air, diperkirakan untuk pengisian air itu membutuhkan waktu cukup lama sekitar enam bulan dan ini sekalian pengujian kualitas waduk Teritip dan sistim pengolahan air yang ada.

Ia menjelaskan, sambil menunggu waduk Teritip bisa dimanfaatkan, PDAM berencana melakukan pembangunan sumur dalam dan tahun ini rencananya empat titik di Kampung Baru masing-masing dengan kapasitas 7 liter per detik,’’ terang Haidir Effendi.max/poskotakaltimnews.com