Diskominfo Kaltim Sosialisasikan Migrasi TV Digital
Muhammad
Faisal
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Dinas Komunikasi dan
Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim
sosialisasikan migrasi siaran
dari televisi analog ke siaran televisi digital ke masyarakat.
Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal
menjelaskan program jangka pendek sekarang sedang disosialisasikan adalah migrasi penyiaran televisi terestrial dari teknologi
analog ke teknologi digital dan penghentian siaran analog atau Analog
Switch Off (ASO).
"Jadi di Kaltim, terutama di Kaltim1
(Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, Kota Bontang),
nanti pada tanggal 17 Agustus 2021, penyiaran
analog akan ditutup dan diganti menjadi penyiaran digital,"kata Muhammad
Faisal, belum lama ini.
Mulai tanggal 17 Agustus mendatang, lanjut
Faisal akan ada siaran digital di Kukar, Samarinda dan Bontang. Semua televisi
baik swasta maupun nasional pada tiga
daerah tersebut tidak lagi
menggunakan penyiaran analog.
"Migrasi siaran dari televisi analog ke
siaran televisi digital inilah yang disosialisasikan, karena adanya perubahan
ini masyarakat tidak bisa lagi menggunakan antena biasa, tapi harus menggunakan
antena digital,"tandasnya.
Faisal menambahkan keuntungan yang akan
dinikmati oleh pemirsa televisi digital yaitu kualitas audio yang lebih baik.
Dalam televisi digital menggunakan dolby audio, akan membuat pemirsa lebih
menikmati program siaran yang ditayangkan.
"Melalui penyiaran TV digital,
masyarakat akan mendapatkan sajian yang lebih bagus dan lebih menarik dan lebih
jernih, oleh karena itu pada tanggal 17 Agustus mendatang Kaltim bersama dengan
enam provinsi lainnya akan menuju penyiaran TV digital," ujarnya.
Saat ini, lanjut Faisal sudah ada 17 siaran
TV digital yang sudah bisa di tangkat untuk
waliyah Kaltim 1 (Kukar, Samarinda dan Bontang), mari nikmati siaran TV
digital yang lebih jernih, lebih bagus, berkualitas dan lebih interaktif
dibandingkan siaran analog yang ada pada saat ini.
"Target kita lebih banyak, mudah mudahan
setelah 17 Agustus mendatang, dapat lagi 20 atau 30 channel TV
digital,"harap Faisal.(mar)