Masalah Makin Komplek, Program Jangan Itu-itu Saja
sinkronisasi
kebijakan kesejahteraan rakyat bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan
anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, administrasi kependudukan
dan pencatatan sipil, pemberdayaan masyarakat desa, transmigrasi dan tenaga
kerja.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG
-
Mewakili Gubernur Kaltim H Isran Noor, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda
Provinsi Kaltim H Andi Muhammad Ishak membuka acara sinkronisasi kebijakan
kesejahteraan rakyat bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,
pengendalian penduduk dan keluarga berencana, administrasi kependudukan dan
pencatatan sipil, pemberdayaan masyarakat desa, transmigrasi dan tenaga kerja
Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021 di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong,
Rabu (10/11/2021).
"Misi pertama visi Kaltim Berdaulat
adalah pembangunan SDM yang berakhlak dan berkualitas. Ini yang harus kita
sinergikan menuju pencapaian Kaltim Berdaulat," kata Andi Muhammad Ishak.
Mencapai hal itu, maka diperlukan sinergi,
bukan hanya lintas sektor di provinsi, tetapi juga sinergi dengan semua
kabupaten dan kota.
Selanjutnya, mampu menerjemahkan kebutuhan
masyarakat, hal apa saja yang dibutuhkan, lalu menjawabnya dengan program
kreatif dan inovatif.
"Permasalahan kita dari tahun ke tahun
semakin kompleks. Tapi program yang kita laksanakan itu-itu saja. Sebab itu
perlu inovasi dan kreativitas. Itu juga
yang harus kita sinergikan melalui rapat kita hari ini," tambah Andi
Ishak.
Muara dari berbagai program pemerintah dalam
visi Kaltim Berdaulat yang harus dipahami dan secara bersama diwujudkan adalah
mengentaskan masyarakat dari jurang kemiskinan, termasuk dalam pemenuhan bidang
kesehatan dan pendidikan. Serta pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar maupun non
pelayanan dasar, seperti urusan pemuda, olahraga, pariwisata, perhubungan dan Kominfo.
Rapat sinkronisasi diikuti para pejabat
struktural eselon 3 dan 4 dari sejumlah kabupaten dan kota di Kaltim. (mar)