Ini Langkah Pemkab Kukar Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

img

Kabid Perdagangan Disperindag Kukar Sayid Fathullah

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Atas kelangkaan dan kenaikan minyak goreng di Kukar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar telah melakukan rapat koordinasi secara virtual dengan Disperindag Kaltim untuk mencari solusi.

Plt Kepala Disperindag Kukar Arfan Boma melalui Kabid Perdagangan Disperindag Kukar Sayid Fathullah mengatakan, dari hasil rapat koordinasi bersama Disperindag Kaltim bahwa, kedepan distributor minyak goreng langsung akan menjual ke toko toko dengan harga lebih murah.

"Pemerintah daerah berfikir keras juga, bagaimana mengatasi masalah ini, berbagai macam cara dan metode, mulai dari operasi pasar minyak kemarin ternyata tidak efektif, dan nanti langsung dari distributornya," kata Sayid Fathullah kepada Poskotakaltimnews, di Tenggarong, Selasa (8/3/2022).

 

Sambung dia, di Kaltim ada 30 distributor minyak goreng yang berkomitmen mengirim pasokannya ke toko toko, sehingga kedepan tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang signifikan.

"Jadi distributor mendistribusikan minyak goreng dengan harga Rp 12,500  hingga Rp13.000 , sehingga para pedagang masih bisa mengambil keuntungan dengan menjual Rp.14.000 per liter," ucapnya.

Dalam waktu dekat ini, distributor minyak goreng akan mendistribusikan pasokannya, karena kebutuhan minyak goreng sangat penting, khususnya untuk kelancaran pelaku usaha.

"Kami berharap, masalah ini yang menjadi keluhan masyarakat bisa cepat teratasi," ungkapnya.

Kata Fathul sapaannya, masyarakat diminta untuk tidak panik, agar tidak terjadi penimbunan stok minyak goreng, membeli minyak goreng sesuai dengan kebutuhan.

"Untuk pelaku usaha jangan mengambil kesempatan demi meraup keuntungan, mohon kesadarannya untuk menolong sesama," tutupnya.(*riz/adv)