Mahasiswa Kukar Gelar Aksi Demo Damai Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Edi-Rendi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Kelompok mahasiswa Kukar yang tergabung dalam kelompok Cipayung plus menggelar
aksi damai dalam rangka mengevaluasi 1 tahun kepemimpianan Bupati Kukar Edi
Damansyah dan Wakil Bupati H Rendi Solihin, di Kantor Bupati Kukar, Selasa
(8/3/2022).
Massa yang berjumlah puluhan orang tersebut
menyampaikan orasi didepan kantor Bupati yang diterima oleh Asisten II Setkab
Kukar Wiyono dan sejumlah pejabat Pemkab Kukar.
Adapun tuntutan aksi yang disampaikan yakni,
menggratiskan BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan audit dana Covid-19
Kukar, pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh Kecamatan Kukar,
menggratiskan biaya pendidikan bagi masyarakat Kukar.
Kemudian, realisasi peningkatan SDM guna
mengurangi pengangguran, penertiban tambang ilegal dan reklamsi lubang tambang,
menjamin ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok menjelang lebaran,
tuntaskan kasus pelecehan seksual dan mewujudkan kota ramah anak serta
perempuan.
Koordinator Lapangan Eko Purwanto mengatakan,
sampai dengan 1 tahun berjalannya kepemimpinan Edi-Rendi belum semua mampu
direalisasikan. Maka dari itu kelompok Cipayung mengevaluasi atas program
program prioritas, agar mampu diwujudkan secepatnya.
"Seperti program digitalisasi pelayanan
publik (Disapa) belum berjalan dengan maksimal, keterbukaan informasi publik
mengenai proses pengelolaan anggaran Covid-19 dan program Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan (TJSP), namun tidak ada keterbukaan dari OPD Dinkes Kukar" kata
Eko Purwanto kepada Poskotakaltimnews, di Kantor Bupati Kukar, Selasa
(8/3/2022) .
Selain itu, program beasiswa idaman,
seharusnya program tersebut bisa mengcover untuk menanggung biaya beban
pendidikan anak anak yang tidak mampu. Hal ini Kukar bisa dikatakan belum
menjadi kota layak anak.
Program Kukar siap kerja, sampai saat ini
masih banyak pengangguran di Kukar, program tersebut semestinya dapat
mengurangi angka pengangguran di Kukar.
"Program 50 juta per RT menjadi soroton
bersama, karena belum mengetahui bagaimana proses penyalurannya, jangan sampai
dengan adanya program ini menjadi celah korupsi" tuturnya.
Program pertanian, dalam hal ini swasembada
jagung, pemerintah daerah harus menyiapkan hilirisasinya atau pangsa pasarnya,
jangan sampai program ini tidak berjalan sama seperti program singkong gajah,
karena tidak ada hilirisasinya.
"Masih banyak hal lain yang belum mampu
diselesaikan dalam waktu 1 tahun pelantikan ini. Masih banyak PR yang harus
diselesaikan, baik dari kesehatan, pendidikan, pertanian, dan lainnya"
jelasnya.
"Jika hal ini tidak segera
ditindaklanjuti, maka kami akan datang kembali dengan masa yang lebih
banyak" imbuhnya.
Sementara itu Asisten II Setkab Kukar Wiyono
menyampaikan permohonan maaf, karena Bupati Kukar Edi Damansaya tidak bisa
hadir menemui para aksi, yang disebabkan adanya pekerjaan yang tidak bisa
diwakilkan.
"Beliau juga menyampaikan terima kasih
kepada kelompok Cipayung yang telah menyampaikan aspirasinya, hal ini merupakan
bentuk kepedulian terhadap Kukar" ujar Wiyono
Tentunya aspirasi tersebut akan dipelajari
lebih lanjut, dan akan menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi tersebut.
Diketahui, pada saat ngapeh hambat dalam
rangka realisasi janji visi dan misi Kukar Idaman, Rabu (2/3/2022), di Radio
Pemerintah Kabupaten (RPK) bahwa, dalam satu tahun berjalan ada beberapa yang
dicapai pemerintah daerah, seperti program terang kampung ku, program air
bersih setiap Desa, serta konektivitas.
Baik konektivitas telekomunikasi, jalan,
maupun jembatan. Pada 2022 ini, saat ini sedang memfokuskan konektivitas
infrastruktur, jadi jalan, jembatan, telekomunikasi, pertanian dalam arti luas.
Serta, penyediaan kelengkapan sarana
prasarana pertanian, baik irigasi, jalan usaha tani, pengembangan Sumber Daya Manusia
(SDM), pendidikan, dan kesehatan.
Program tersebut dikerjakan sesuai dengan
RPJMD yang ditetapkan pada APBD 2022. Memang diakuinya selama 1 tahun untuk
program Kukar Idaman dalam RPJMD belum banyak kegiatan.
Dikarenakan masa transisi antara 2021 ke
2022. Sehingga semua kegiatan efektifnya pada 2022-2026 mendatang.(*riz)