Beberapa Wilayah di Berau Terapkan Pembelajaran Daring

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB- Sistem pembelajaran jarak jauh masih berjalan sejak diberlakukan pada Jumat (18/2) lalu. Meskipun berjalan sebulan, Dinas Pendidikan Berau menyatakan hanya beberapa wilayah yang masih menerapkan pembelajaran berbasis daring itu.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Suprapto mengatakan, beberapa wilayah signifikan yang masih 100 persen menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) adalah 4 kecamatan wilayah perkotaan, yakni Tanjung Redeb, Kelurahan Teluk Bayur, Kelurahan Rinding, sebagian wilayah Gunung Tabur, Kelurahan Sambaliung, dan beberapa kecamatan yang berstatus zona oranye.

"Tinggal yang di wilayah perkotaan ini saja yang masih PJJ, dikarenakan di wilayah itu masih zona merah. Untuk wilayah zona oranye juga ada sebagian yang masih menerapkan," tuturnya (26/3/22).

Sedangkan, penerapan PJJ dibeberapa yang memiliki kampung, untuk zona oranye dan zona merah dibedakan berdasarkan zona wilayah kampung dan kecamatan. Artinya untuk setiap kampung apabila dilihat dari jumlah kasus di kecamatannya masih bisa kemungkinan dilakukan PTM.

Suprapto mengatakan, penerapan PJJ di wilayah zona hijau tidak diberlakukan pembelajaran daring, melainkan tetap mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) dengan dibagi 2 shift berdasarkan jumlah kelas. Sedangkan, wilayah zona kuning sistem pembelajaran dilakukan 50 persen PJJ dan 50 persen PTM.

"Kalau yang di pedalaman bahkan sudah tatap muka, karena edarannya sesuai dengan kondisi COVID-19 di masing-masing kampung. Begitu juga kampung yang sudah zona hijau atau nol kasus diperbolehkan tatap muka," ujarnya.

"Karena kami tidak lihat dari status kecamatannya saja, tapi juga kampung yang ada di dalamnya. Untuk kampung yang sudah nol kasus dan letaknya jauh dari titik persebaran kasus tertinggi, maka dapat dilaksanakan PTM 100 persen dengan dibagi 2 shift," sambungnya.

Suprapto menyampaikan, sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetap diterapkan dengan melihat perkembangan kasus sesuai Surat Edaran (SE) Disdik 60/2022 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Pandemi COVID-19 di Kabupaten Berau.

"Untuk yang PJJ ini belum ditentukan sampai tanggal berapa, yang pasti kami melihat perkembangan jumlah kasus terkonfirmasi. Kami memantau apakah Kabupaten Berau sudah mulai turun apa belum, sambil nanti kami persiapkan surat edaran baru apabila angka kasus terus menurun," terangnya.

Suprapto juga menjelaskan mengenai wilayah kampung yang terkendala jaringan tetapi harus menerapkan sistem PJJ. Maka, mekanisme pembelajaran dapat dilakukan sesuai formula yang disepakati sekolah selama pembelajaran untuk peserta didik dilakukan di rumah.

"Misal, jika di kampung masuk zona oranye, maka sekolah dasar yang di sana boleh menggunakan formula seperti memberikan modul tugas yang dikerjakan di rumah, nanti dikumpulkan ke guru sekolahnya," jelasnya.

"Termasuk kampung yang terkendala jaringan apabila sudah memungkinkan untuk dilakukan pembelajaran tatap muka, maka boleh diberlakukan," tambahnya.

Seperti, di Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay yang masuk zona oranye. Meskipun harus dilakukan dari rumah pembelajaran tetap dilakukan dengan memberikan modul kepada para peserta didik. Kepala Kampung Long Beliu, Benyamin mengatakan, keterbatasan jaringan internet membuat sistem PJJ tidak dilakukan dengan daring.

"Keterbatasan jaringan tersebut membuat tenaga pengajar memiliki improvisasi tersendiri agar kegiatan belajar mengajar tetap dilalukan meskipun PTM belum diperbolehkan untuk wilayah zona oranye," ungkapnya.

Benyamin berharap permasalahan jaringan telekomunikasi maupun internet di kampung mereka agar dapat menjadi perhatian pemerintah kabupaten Berau yang merupakan pemangku kebijakan sehingga proses belajar mengajar di kampung, meskipun secara online dapat maksimal dalam mengikuti pembelajaran. (sep)