Peran SSK Penting Membentuk Prilaku Hidup Sehat
Rapat Koordinasi Penguatan Sekolah Siaga
Kependudukan Jenjang SMA/SMK/MA Provinsi Kaltim
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Sekolah Siaga
Kependudukan (SSK) memegang peranan penting dalam melakukan edukasi dan
pembentukan perilaku hidup sehat. Hal ini bertujuan agar terhindar dari
perilaku beresiko termasuk pencegahan perkawinan usia anak dan mencegah risiko
melahirkan generasi stunting di masa depan.
Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Riza
Indra Riadi mengatakan, hasil sensus penduduk tahun 2020 menunjukan tingkat
pertumbuhan penduduk Indonesia tahun 2010 - 2020 sebesar 1,25%. Angka ini lebih
rendah dari periode sebelumnya. Fakta ini menunjukan bahwa secara kuantitas,
Indonesia sudah berhasil menjaga pertumbuhan penduduknya.
"Sayangnya beberapa indikator kualitas
penduduk seperti tingkat pendidikan, kesehatan, dan mentalitas masih belum
sesuai dengan yang diharapkan untuk bisa bersaing dalam persaingan global saat
ini," kata Riza Indra Riadi pada
kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Sekolah Siaga Kependudukan Jenjang
SMA/SMK/MA Provinsi Kaltim, berlangsung di Hotel Harris Samarinda, Jumat
(1/4/2022).
Prevalensi stunting dalam 10 tahun terakhir,
lanjut Riza menunjukkan bahwa stunting
merupakan salah satu masalah gizi terbesar pada balita di Indonesia yaitu
sebesar 27,67% tahun 2019 atau lebih tinggi dari angka yang direkomendasikan
WHO sebesar 20 %.
"Tingginya angka stunting pada
balita, mengindikasikan belum
berkualitasnya pembangunan kesehatan dan perbaikan gizi masyarakat. Prevalensi
stunting di Kaltim secara total masih lebih rendah dibandingkan angka nasional
yaitu 22,8 %," ujarnya.
Sementara di tingkat kabupaten/kota, kata
Riza masih terdapat beberapa kabupaten yang memiliki angka stunting yang lebih
tinggi dari angka provinsi yaitu Kabupaten Kutai Timur, PPU, Kutai Kartanegara,
Bontang, Berau dan Kabupaten Paser.
"Pendidikan Kependudukan merupakan upaya
terencana dan sistematis untuk membantu masyarakat agar memiliki pengetahuan,
pemahaman dan kesadaran tentang kondisi kependudukan. Pendidikan Kependudukan
ini sangat penting ditanamkan sejak dini kepada masyarakat khususnya para
pelajar melalui sekolah. Pelaksanaan Pendidikan kependudukan dapat dilakukan
melalui jalur formal, non formal dan informal," paparnya.
Kegiatan Rakor diikuti oleh Dinas Pendidikan,
Dinas Kesehatan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, BKKBN Kaltim, Kanwil
Kemenag Kaltim, Biro Kesra, SMAN 1 Samarinda, SMAN 8 Samarinda, SMAN 5
Samarinda, MAN 1 Samarinda, SMAN 1 Berau, SMAN 2 Berau, SMAN 1 PPU, SMK 1 PPU,
SMAN 2 Balikpapan, SMAN 5 Balikpapan, SMAN 2 Tenggarong, SMAN 2 Tenggarong
Seberang, SMAN 1 Tanah Grogot, SMAN 2 Unggulan Tanah Grogot, SMAN 1 Bontang,
SMAN 2 Bontang, SMAN 1 Sangatta Selatan, SMAN 1 Sangatta Utara, SMAN 1
Sendawar, SMAN 3 Sendawar, SMAN 1 Long9 Bagun, SMAN 1 Long Hubung. (mar)