Bupati Rita Widyasari Serahkan Secara Simbolis Laptop RT
TENGGARONG, Kabupaten Kutai Kartanegara
memiliki jumlah warga miskin mencapai 14 ribuan, jumlah ini diyakini bisa
berkurang setiap tahunnya, ketika proses pendataan yang dilakukan oleh
pemerintah Kukar, bisa lebih akurat.
Dengan data data yang akurat tersebut,
maka pemerintah dipastikan akan melakukan langkah langkah kongkrit untuk
membantu warga, dalam bentuk pemberdayaan masyarakat.
Hal ini disampaikan Bupati Hj Rita
Widyasari, usai menyerahkan secara simbolis laptop kepada 14 RT di Kecamatan
Tenggarong, sebagai Program Pemkab Kukar melalui proyek Dinas Kependududkan dan
Pencatatan Sipil Kukar.
Acara penyerahan laptop beserta prin nya
tersebut dilakukan di Pendopo Odah Etam Tenggarong, dihadiri Kepala
Disdukcapil, sejumlah Kepala OPD Kukar, 14 Ketua RT dan sejumlah undangan
lainnya.
“Sebenarnya mimpi dan cita cita saya
lama, melalui program Gerbang Raja, bisa memberdayaan masyarakat secara
maksimal. Namun selama ini kendala yang dihadapi adalah permasalahan data warga
yang kurang akurat, dengan adanya laptop satu RT 1 Laptop tersebut diharap
secara akurat bisa mendata warganya, baik warga miskin, warga datang maupun
pindah, kelahiran maupun kematian dan lainya,” papar Rita.
Rita juga mengakui bahwa selama ini
terjadi miskomunikasi data baik antara data pemerintah maupun Badan Pusat
Statistik (BPS), oleh karenanya kedepan dengan sarana prasana yang sudah
diberikan itu nanti data yang dipegang adalah data pemerintah.
“Kita akan tahu berapa jumlah warga
miskin, jumlah kelahiran maupun kematian, warga datang dan pindah, dengan data
laptop RT yang nantinya dikoneksikan dengan jaringan di Disdukcapil Kukar,
dengan seperti itu, maka secara massif nanti pemerintah akan maksimal dalam
membantu warga miskin, entah itu diberikan bantuan, dicarikan lapngan pekerjaan
atau hal lainnya,” katanya.
Sementara perlu diketahui bahwa, laptop
yang dibagikan dalam acara seremoni kemarin merupakan laptop hasil proyek
pengadaan pada APBD 2016, dimana menelan anggaran sekitar Rp2,9 miliar dengan
jumlah laptop sekitar 260 unit. Pada 2017 ini kembali akan diajukan proyek
pengadaan laptop sekitar 280 unit dengan pagu anggaran sekitar Rp3 miliar
lebih.
Setidaknya ada 3061 RT se Kukar yang
nantinya akan mendapatkan sarana laptop dari Pemerintah Kukar. Proses
penyerahan laptop sendiri akan dilakukan, setelah para RT mengikuti proses
pelatihan cara pengoperasian laptop dengan aplikasi yang sudah terkoneksi
dengan jaringan Disdukcapil.aji/poskotakaltimnews.com